Timnas Indonesia Dirugikan Wasit, Pemain Laos Diduga Match Fixing! Piala AFF Sudah Kehilangan Integritas?

2 hours ago 2

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:57 WIB

VIVA – Integritas ASEAN Football Federation (AFF) dan penyelenggaraan ASEAN Cup Piala AFF 2026 kembali menjadi sorotan. Setelah kontroversi keputusan wasit dalam laga Timnas Indonesia vs Singapura, kini muncul persoalan baru yang melibatkan Timnas Laos.

Federasi Sepak Bola Laos (LFF) telah meminta kepolisian setempat melakukan penyelidikan terkait dugaan pengaturan skor, suap, dan perjudian ilegal yang diduga melibatkan sejumlah anggota Timnas Laos selama Hyundai ASEAN Cup 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan. LFF juga belum menyatakan adanya pemain tertentu yang terbukti melakukan tindak pidana.

Identitas pemain yang disebut masuk dalam radar pemeriksaan pun belum diumumkan. Karena itu, seluruh dugaan tersebut tetap harus dipandang dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Meski demikian, mencuatnya dugaan match-fixing ini membuat perhatian tidak hanya tertuju kepada sepak bola Laos. AFF juga menghadapi ujian dalam menjaga integritas kompetisi sepak bola terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut.

Respons AFF terhadap persoalan ini dinilai akan menjadi sangat penting. Penanganan yang transparan dan tegas dibutuhkan agar Hyundai ASEAN Cup 2026 tetap memiliki kredibilitas dan tidak dibayangi keraguan terkait pengawasan pertandingan.

Dugaan tersebut mencuat setelah Laos mengakhiri kiprahnya di Grup B dengan catatan buruk. Mereka menelan empat kekalahan beruntun.

Laos dihajar Thailand 0-5 pada 25 Juli, kemudian takluk 0-4 dari Malaysia pada 28 Juli. Kekalahan kembali dialami saat menghadapi Filipina dengan skor 1-4 pada 1 Agustus, sebelum dipermalukan Myanmar 2-7 pada 4 Agustus.

Rentetan hasil tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah publik. Namun, hasil buruk maupun skor besar dalam sebuah pertandingan tentu tidak bisa dijadikan bukti bahwa laga telah diatur.

Pengamat sepak bola sekaligus Founder Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali, menilai persoalan ini menjadi ujian bagi AFF.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, sorotan terhadap integritas turnamen juga dapat melebar kepada kualitas pengambilan keputusan perangkat pertandingan.

"Ujian bagi AFF bukan hanya menemukan pihak yang mungkin bertanggung jawab. Sorotan terhadap integritas turnamen itu justru bisa melebar ke kualitas pengambilan keputusan di lapangan," kata Akmal di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Halaman Selanjutnya

Akmal kemudian mengaitkan persoalan tersebut dengan kontroversi yang terjadi pada pertandingan Timnas Indonesia melawan Singapura di laga terakhir Grup A, 7 Agustus 2026.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |