Jakarta, VIVA – Polisi masih memburu pelaku penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, hingga tewas. Dua orang yang diduga terlibat dalam penembakan, PN dan KT ternyata juga masuk daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penculikan pilot Susi Air, Philip Mehrtens, yang berhasil dibebaskan pada 2024.
"Dan memang kedua orang ini masuk dalam DPO kita terkait dengan kasus penculikan pilot yang berhasil kita bebaskan tahun 2024," ujar Kepala Satuan Tugas Hubungan Masyarakat Operasi Damai Cartenz-2026, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, dikutip Sabtu, 12 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain terkait kasus penculikan pilot Susi Air, PN dan KT juga masuk DPO dalam kasus pembantaian pekerja PT Istaka Karya pada 2019.
Dalam kasus tersebut, kelompok yang diburu polisi disebut melakukan perampokan, penculikan, dan pembunuhan terhadap sejumlah pekerja yang tengah membangun jalan Trans Papua.
Pengejaran terhadap PN dan KT tidak mudah. Polisi menduga keduanya bisa berbaur dengan masyarakat atau kembali masuk ke kawasan hutan yang menjadi tempat persembunyian.
Polisi kini masih memburu kedua DPO tersebut sekaligus mendalami keterkaitannya dengan penembakan tiga pegawai negara tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Yusuf mengatakan kelompok tersebut diduga kerap melakukan aksi secara acak dengan menebar teror melalui ancaman maupun tindakan kekerasan.
"Jadi, kalau modus yang mereka lakukan, ini mereka memang selalu menebar teror dengan ancaman kekerasan maupun tindakan kekerasan," katanya lagi.
3 ASN Dinas Pertanian yang Ditembak Mati Malah Dituding Intel TNI, KSAD: Mereka Pekerja Pertanian
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meluruskan isu terkait tiga warga yang tewas ditembak di Jayawijaya, Papua Pegunungan.
VIVA.co.id
12 September 2026

4 hours ago
2











