Masa Kecil Al Ghazali dan El Rumi Dibongkar Eks Guru SD: Kalau Bapaknya Kumat, Gak Masuk Sekolah

5 days ago 4

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:02 WIB

Jakarta, VIVA – Nama Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali menjadi perbincangan publik setelah kisah lama mengenai konflik rumah tangga keduanya mencuat ke media sosial. Kali ini, perhatian netizen tertuju pada masa kecil putra-putra mereka, Al Ghazali dan El Rumi, yang disebut sempat mengalami tekanan mental akibat pertikaian orang tua mereka yang berlangsung terbuka di hadapan publik.

Cerita tersebut bermula dari unggahan seorang perempuan yang mengaku pernah menjadi guru di sekolah dasar tempat Al dan El menempuh pendidikan. Pengakuannya kemudian viral setelah dibagikan ulang di berbagai platform media sosial dan memicu simpati netizen. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang mantan guru mengaku merasa perlu memberikan sudut pandang lain setelah melihat banyak komentar negatif yang ditujukan kepada El Rumi. Selama ini, El kerap disebut suka melamun atau kurang fokus saat tampil di depan publik. Namun menurutnya, kondisi itu tidak bisa dilepaskan dari pengalaman masa kecil yang penuh tekanan.

“Yang ngatain El plonga-plongo. Let me say, saya pernah ngajar di SD tempat anak-anak Dhani dan Maia sekolah. Kalau Dul saya nggak kenal, karena udah resign. Tapi Al, El saya tau banget. Mereka cilik, orangtuanya ribut besar,” tulis akun @intan_ir yang diunggah ulang oleh akun TikTok @suchhhlive, dikutip Kamis 7 Mei 2026.

Ia menjelaskan bahwa situasi di sekolah kala itu jauh dari kata normal bagi dua anak tersebut. Konflik rumah tangga yang terus menjadi konsumsi media disebut membuat kehidupan pribadi mereka sulit berjalan seperti anak-anak lain pada umumnya.

Menurut pengakuannya, wartawan hampir setiap hari berada di area sekolah untuk memburu informasi mengenai keluarga mereka. Akibatnya, Al dan El disebut harus mencari cara agar bisa keluar masuk sekolah tanpa menjadi sorotan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Media tiap hari banget ada di sekolah, sampai mereka masuk/keluar sekolah lewat jalan tikus. Kalau bapaknya lagi 'kumat' nggak masuk sekolah karena nggak boleh berangkat sama bapaknya. Rapot nggak pernah diambil orangtua langsung,” ujarnya.

Tak hanya persoalan privasi, sang mantan guru juga menyinggung kondisi pengasuhan yang dinilai kurang stabil. Ia menilai tekanan emosional yang diterima Al dan El di usia kecil membuat perkembangan akademik mereka ikut terdampak.

Halaman Selanjutnya

“Mereka nggak punya pengasuhan yang stabil, mau pintar akademis juga susah, nggak gila aja menurut gue udah alhamdulillah,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |