VIVA – Hasil drawing Piala Asia 2027 langsung memberi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand membuat skuad Garuda harus bersiap menghadapi salah satu persaingan paling berat di turnamen tersebut.
Namun alih-alih gentar, Herdman justru melihat situasi itu sebagai momentum penting untuk mempercepat pembangunan tim menuju target yang lebih besar, yakni Piala Dunia 2030.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pelatih asal Kanada tersebut bahkan memastikan bakal melakukan evaluasi besar terhadap komposisi skuad Timnas Indonesia dalam beberapa bulan ke depan. Fokus utamanya adalah mencari kombinasi ideal antara pemain lokal dan diaspora untuk menghadapi persaingan level Asia.
“Langkah pertama yang harus kami ambil adalah mengevaluasi pemain domestik. Pada pemusatan latihan bulan Mei ini, kami akan melihat pemain-pemain yang tampil baik sepanjang musim ini, termasuk pemain yang menurut kami mulai menunjukkan profil yang kami butuhkan untuk masa depan,” ujar Herdman dikutip KitaGaruda.
Tak berhenti di situ, mantan pelatih Kanada tersebut juga mengungkapkan agenda berikutnya yang akan difokuskan untuk memantau pemain diaspora yang berkarier di Eropa.
“Langkah kedua pada bulan Juni adalah melihat pemain diaspora yang bermain di Eropa dan memadukannya dengan pemain lokal terbaik kita untuk memahami lebih jauh grup ini dan menentukan siapa saja pemain yang tepat untuk memimpin Indonesia di Piala Asia 2027,” katanya.
Indonesia sendiri berada di Pot 4 saat drawing Piala Asia 2027 yang digelar AFC di At-Turaif District, Diriyah, Arab Saudi. Berdasarkan hasil undian, Timnas Indonesia akan menghadapi Jepang, Qatar, dan Thailand di fase grup.
Banyak pihak langsung menyebut Grup F sebagai “grup neraka”. Jepang merupakan salah satu kekuatan terbesar Asia, sementara Qatar datang dengan status langganan Piala Dunia dan juara Asia dalam beberapa edisi terakhir. Di sisi lain, Thailand dikenal sebagai rival klasik Indonesia di Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski demikian, Herdman menilai tantangan tersebut justru menjadi peluang besar bagi perkembangan sepak bola Indonesia.
“Saya pikir hasil drawing ini memberikan kita peluang besar untuk mengambil langkah berikutnya. Kita akan menghadapi tim terbaik di AFC, kemudian menghadapi peserta Piala Dunia seperti Qatar, dan juga salah satu rival terbesar kita, Thailand,” ujar Herdman.
Halaman Selanjutnya
Menurutnya, Indonesia harus mulai terbiasa menghadapi tekanan dan kualitas permainan tim-tim elite Asia jika benar-benar ingin bersaing di level tertinggi.

3 days ago
4











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)