Mau Beli SUV Medium Bekas? Hindari Beberapa Model Ini Kalau Tak Mau Menyesal

2 weeks ago 4

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:30 WIB

VIVA – Mobil SUV mid-size bekas masih menjadi pilihan favorit banyak orang karena menawarkan kabin luas, posisi berkendara tinggi, dan kenyamanan untuk perjalanan keluarga.

Namun tidak semua SUV bekas layak dibeli. Beberapa model justru dikenal memiliki masalah reliabilitas, biaya perbaikan mahal, hingga catatan recall yang cukup banyak. Karena itu, calon pembeli disarankan lebih teliti sebelum memutuskan membeli SUV bekas di pasar mobil second.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirangkum VIVA dari SlashGear Jum'at, 29 Mei 2026, beberapa mobil SUV medium yang sebaiknya Anda hindari untuk membelinya.

Salah satu model yang sering mendapat sorotan adalah Ford Explorer keluaran beberapa tahun terakhir. SUV ini memang populer karena desain gagah dan fitur lengkap, tetapi sejumlah laporan menyebut model tertentu mengalami masalah transmisi dan sistem elektronik. Beberapa pemilik juga mengeluhkan biaya perawatan yang cukup tinggi setelah masa garansi habis.

Selain Ford Explorer, Dodge Durango juga masuk daftar SUV bekas yang perlu dipertimbangkan dengan hati-hati. Mobil ini dikenal memiliki performa mesin besar yang bertenaga, namun konsumsi bahan bakarnya cukup boros dan beberapa varian dilaporkan memiliki masalah pada sistem pendingin serta suspensi.

Nissan Pathfinder generasi tertentu juga disebut memiliki reputasi kurang baik terutama terkait transmisi CVT. Masalah pada CVT Nissan memang sempat ramai dibicarakan dalam beberapa tahun terakhir karena berpotensi menimbulkan biaya perbaikan sangat mahal jika kerusakan terjadi di luar garansi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chevrolet Traverse pun termasuk model yang sering disebut memiliki sejumlah masalah mekanis. Beberapa pengguna melaporkan gangguan pada mesin, sistem AC, hingga kelistrikan. Walau menawarkan ruang kabin besar dan nyaman untuk keluarga, biaya perbaikan SUV ini disebut cukup menguras kantong jika kondisinya tidak benar-benar prima saat dibeli.

Tidak hanya masalah mesin dan transmisi, beberapa SUV mid-size bekas juga memiliki nilai depresiasi tinggi. Artinya, harga jual kembali mobil bisa turun sangat cepat dibanding rival di kelas yang sama. Kondisi ini membuat sebagian model tampak murah di pasar mobil bekas, tetapi sebenarnya menyimpan risiko biaya jangka panjang.

Halaman Selanjutnya

Para ahli otomotif menyarankan calon pembeli mobil bekas untuk selalu memeriksa riwayat servis dan catatan recall kendaraan sebelum membeli. Pemeriksaan menyeluruh di bengkel independen juga dianggap penting untuk mengetahui kondisi mesin, kaki-kaki, hingga sistem elektronik kendaraan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |