Maxton Hall Musim 3 Jadi Penutup Kisah Cinta Ruby Bell dan James Beaufort, Kapan Tayang?

3 days ago 2

Rabu, 16 September 2026 - 23:30 WIB

VIVA – Serial drama Maxton Hall akan kembali dengan musim ketiga sekaligus menjadi penutup kisahnya. Namun, musim terakhir serial asal Jerman tersebut bakal tampil sedikit berbeda karena Prime Video menghadirkan teknologi lip-sync yang membuat gerakan mulut para pemeran lebih selaras dengan dialog hasil dubbing.

Maxton Hall Musim 3 dijadwalkan tayang secara eksklusif di Prime Video pada 9 Desember 2026 mendatang. Musim ini sekaligus menjadi babak terakhir dari kisah cinta Ruby Bell dan James Beaufort yang diadaptasi dari novel Save Me karya Mona Kasten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjelang penayangan musim terakhir, Prime Video memperkenalkan teknologi yang memungkinkan gerakan bibir pemeran disesuaikan dengan audio dubbing. Teknologi tersebut memanfaatkan AI dan visual effects (VFX) untuk membuat percakapan dalam bahasa lain terlihat lebih natural.

Selama ini, salah satu hal yang kerap terasa ketika menonton tayangan dengan dubbing adalah ketidaksesuaian antara suara dan gerakan mulut pemeran. Dialog bisa saja sudah selesai, sementara bibir aktor masih bergerak mengikuti dialog dalam bahasa aslinya.

Melalui teknologi baru tersebut, ketidaksesuaian itu coba dikurangi. Audio dubbing tetap diisi oleh manusia, sementara teknologi digunakan untuk membantu menyesuaikan tampilan visualnya.

Fitur ini mulai diterapkan pada Maxton Hall dengan dukungan dubbing berteknologi lip-sync untuk musim pertama dan kedua dalam bahasa Inggris yang tersedia secara global sejak 9 September 2026.

Pengguna nantinya juga dapat menemukan teknologi tersebut dalam Maxton Hall Musim 3. Dengan demikian, musim terakhir serial ini tidak hanya menjadi kelanjutan cerita, tetapi juga menjadi bagian dari eksperimen baru dalam pengalaman menonton konten lintas bahasa.

Vice President of Technology di Prime Video dan Amazon MGM Studios, Raf Soltanovich, mengatakan pengembangan teknologi tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman menonton yang lebih menyatu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di Prime Video, kami terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai teknologi baru yang dapat meningkatkan pengalaman menonton bagi pelanggan kami," ujar Raf Soltanovich dalam keterangannya, dikutip Rabu 16 September 2026. 

"Melalui teknologi Lip-syncing, kami menghadirkan pengalaman menonton yang lebih imersif dan menyeluruh bagi pelanggan untuk menikmati konten global. Dan bagi para filmmaker, kami membantu cerita mereka menjangkau audiens yang lebih luas secara global, dengan tetap berada di bawah pengawasan kreatif untuk memastikan visi artistik mereka tetap terjaga," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya

Meski menggunakan AI, teknologi ini tidak menggantikan orang-orang yang selama ini bekerja dalam proses lokalisasi. Pengisi suara, penerjemah, sutradara dubbing, hingga tim kreatif tetap memiliki peran dalam menghasilkan versi akhir sebuah tayangan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |