Jakarta, VIVA – Mazda memperkenalkan generasi terbaru 2026 Mazda CX‑5, SUV kompak yang didesain lebih besar, lebih canggih, dan lebih nyaman untuk penggunaan sehari‑hari.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ulasan first drive dari berbagai media otomotif menunjukkan bahwa model ini membawa perubahan signifikan terutama pada ukuran kabin, teknologi, dan keselamatan namun tetap menimbulkan beberapa pro kontra soal mesin dan pengalaman berkendaranya. Berikut ringkasan lengkapnya dari sumber review resmi dan laporan lain.
Eksterior dan Dimensi Lebih Besar
Generasi 2026 CX‑5 dibuat lebih panjang dan lebih luas, dengan wheelbase bertambah 4,5 inci dibanding model sebelumnya. Desainnya mengambil inspirasi visual dari Mazda CX‑50, menyuguhkan tampilan eksterior yang lebih modern dan presence yang lebih kuat di jalan.
Dimensi yang membesar ini membantu menciptakan ruang kabin dan bagasi lebih lega, cocok untuk keluarga dan kebutuhan harian.
Interior yang Lebih Modern dan Nyaman
Salah satu peningkatan terbesar ada di bagian interior. Mazda menghapus kontrol rotary tradisional dan menggantinya dengan layar sentuh besar, dengan ukuran 12,9 inci pada trim standar dan 15,6 inci pada versi Premium Plus.
Sistem infotainment ini terintegrasi dengan Google Built‑In, termasuk Google Maps dan kontrol suara yang lebih intuitif. Ruang kaki terutama di kursi belakang meningkat, memberikan kenyamanan lebih untuk penumpang dewasa.
Fitur Keselamatan dan Teknologi Canggih
Safety suite pada CX‑5 2026 juga ditingkatkan. Semua trim memiliki lebih banyak fitur keselamatan standar dan sistem bantuan pengemudi modern seperti adaptive cruise control, lane keep assist, turn‑across traffic alert, serta 10 airbag untuk perlindungan ekstra. Struktur bodinya juga diperkuat dengan baja berkualitas tinggi demi keselamatan penumpang.
Performa Mesin: Tidak Seperti Diharapkan
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski membawa banyak pembaruan, Mazda memilih tetap mempertahankan mesin naturally aspirated 2.5‑liter empat silinder dengan tenaga sekitar 187 hp tanpa opsi turbo saat peluncuran. Mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis 6‑speed dan all‑wheel drive standar.
Sayangnya, performanya terasa tidak terlalu kuat untuk ukuran SUV yang lebih besar akselerasi cukup lambat dan suara mesin menjadi agak bising saat dipaksa kerja keras.
Halaman Selanjutnya
Performa mesin ini menghasilkan waktu 0–60 mph di sekitar 9,6 detik, yang terasa kurang responsif bagi sebagian pengemudi. Beberapa pengulas bahkan menyebutnya “kurang menggugah” dibanding model sebelumnya atau pesaing di kelasnya.

8 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483201/original/035595200_1769341364-WhatsApp_Image_2026-01-25_at_17.53.37.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483119/original/012006700_1769331674-WhatsApp_Image_2026-01-25_at_15.28.21.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5488987/original/040536100_1769773426-Nobel.jpeg)
