Mensos Gus Ipul Ngaku Dapat Banyak Masukan dari KPK soal Sekolah Rakyat

5 days ago 4

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:38 WIB

Jakarta, VIVA Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul selesai melakukan konsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proses pengadaan di Kementerian Sosial, khususnya pada program Sekolah Rakyat.

Gus Ipul mengaku, mendapatkan banyak masukan dari KPK dalam konsultasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil konsultasi tadi, kami mendapatkan banyak masukan, banyak catatan, banyak hal-hal yang harus menjadi koreksi dan perbaikan bagi kami agar pencegahan itu bisa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, menutup seluruh celah dan akhirnya proses yang transparan, adil, bisa terlaksana," ucap Gus Ipul kepada wartawan, Jumat, 8 Mei 2026.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga turut berkonsultasi dengan KPK terkait pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat. Pihaknya, kata Gus Ipul pun tengah menunggu hasil analisis dan kajian KPK terkait pengadaan tersebut.

"Kami konsultasikan dan kami informasikan untuk dianalisis, untuk dievaluasi oleh KPK, dan nanti KPK yang akan menyampaikan pada saatnya," tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, rencana pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Kementerian Sosial (Kemensos) diketahui mengalokasikan dana sekitar Rp27 miliar untuk kebutuhan tersebut pada 2026.

Anggaran itu ditujukan untuk pengadaan 39.345 pasang sepatu bagi siswa. Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kemensos Tahun Anggaran 2026 di sistem SiRUP, harga per pasang sepatu dipatok sekitar Rp700 ribu, dengan total nilai mencapai Rp27.541.500.000 yang bersumber dari APBN.

Program ini dijalankan oleh Sekretariat Jenderal Kemensos melalui mekanisme e-purchasing dan direncanakan berlangsung sepanjang Januari hingga Desember 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Sekolah Rakyat.

Meski begitu, dalam dokumen tersebut belum dijelaskan secara rinci spesifikasi sepatu yang akan dibeli. Informasi yang tersedia hanya menyebut produk dalam negeri, tanpa keterangan lebih lanjut soal bahan, standar kualitas, maupun detail teknis lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Gus Ipul menegaskan seluruh anggaran dalam program tersebut ditujukan untuk kebutuhan siswa.

“Untuk penganggaran nanti detailnya bisa dikonfirmasi lebih lanjut ya. Tapi pada dasarnya penganggaran kita semua untuk siswa. Semua untuk siswa,” ujar Gus Ipul di Kantor Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Jakarta Pusat, Rabu 29 April 2026.

Halaman Selanjutnya

Ia menjelaskan, kebutuhan siswa dalam program Sekolah Rakyat tidak hanya soal sepatu, tetapi juga mencakup kebutuhan dasar lainnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |