Jumat, 13 Maret 2026 - 06:28 WIB
VIVA – Iran bersumpah untuk tetap menutup Selat Hormuz di tengah memanasnya konflik Timur Tengah dengan Amerika Serikat dan Israel. Demikian ditegaskan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei dalam pernyataan pertamanya sejak resmi menggantikan ayahnya, Ali Khamenei yang gugur dalam serangan gabungan zionis.
Mojtaba Khamenei pada hari Kamis, 12 Maret 2026 menegaskan Iran akan terus berjuang dan tetap menutup Selat Hormuz, dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh seorang presenter di televisi pemerintah
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam pidato yang menantang, Khamenei mengatakan bahwa negara-negara tetangga Iran harus menutup semua pangkalan Amerika Serikat di wilayah mereka, yang akan terus diserang oleh Iran.
"Saya meyakinkan semua orang bahwa kami tidak akan mengabaikan pembalasan atas darah para martir Anda," katanya kepada rakyat Iran.
"Tuntutan rakyat adalah untuk melanjutkan pertahanan efektif kita dan membuat musuh menyesal! Upaya untuk memblokir Selat Hormuz harus terus digunakan," katanya tentang jalur pelayaran tersebut, di mana seperlima minyak global biasanya melewati pantai Iran.
Khamenei mengatakan bahwa "sejumlah kecil" pembalasan Iran atas serangan AS dan Israel telah "terwujud, tetapi sampai sepenuhnya tercapai, kasus ini akan tetap menjadi prioritas kami".
"Kami akan meminta ganti rugi dari musuh, dan jika mereka menolak, kami akan mengambil sebanyak mungkin harta benda mereka sesuai yang kami tentukan, dan jika itu tidak memungkinkan, kami akan menghancurkan jumlah harta benda mereka yang sama," tambahnya.
Televisi pemerintah tidak memberikan penjelasan mengapa pernyataan pertama Khamenei dibacakan oleh seorang presenter dan bukan disampaikan melalui video. Belum ada gambar dirinya yang dirilis sejak serangan yang menewaskan ayahnya, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Para pejabat Iran mengatakan Mojtaba Khamenei mengalami luka ringan. Dalam pidatonya, ia mengatakan bahwa istri, saudara perempuan, dan anggota keluarganya yang lain juga tewas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kapal-kapal Tanker Diserang Iran
Tak lama setelah pidatonya, Garda Revolusi mengumumkan bahwa, sesuai dengan perintahnya, mereka akan menutup selat tersebut.Dua kapal tanker terbakar di pelabuhan Irak pada hari Kamis setelah dihantam oleh kapal-kapal yang diduga bermuatan bahan peledak milik Iran, sebuah peningkatan serangan yang telah memutus pasokan minyak dari Timur Tengah.
Halaman Selanjutnya
Serangan-serangan tersebut merupakan tanda jelas penentangan terhadap Presiden AS Donald Trump, yang pada hari Rabu mengatakan bahwa Amerika Serikat telah memenangkan perang.

1 hour ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
