Negara ASEAN, Tiongkok hingga Palestina Ikuti MTQ Internasional 2026, Perebutkan Piala Wapres

3 weeks ago 6

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:14 WIB

Jakarta, VIVA – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional 2026 yang digagas Pemuda Masjid Dunia resmi dibuka di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 23 Mei 2026 malam. 

Perhelatan yang dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Mei 2026 ini diharapkan menjadi wadah syiar Islam yang moderat, sekaligus memperkenalkan Indonesia sebagai pusat kegiatan keislaman global. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seperti yang tadi saya sampaikan, acara ini adalah simbol kemerdekaan dan simbol persatuan. Tentu kami senang dan ini membuktikan bahwa Indonesia adalah simbol persatuan, keberagaman, serta harmoni di tengah dunia kata mungkin teman-teman tahu terus bergejolak," ujar Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin.

Sultan menjelaskan bahwa antusiasme pemuda terhadap perhelatan ini sangat besar. Ia menyebut kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh delegasi dari wilayah Nusantara, tetapi juga dari belasan negara ASEAN, Tiongkok, hingga Palestina.

Sementara itu, Presiden Remaja Masjid Dunia Said Aldi Al Idrus menegaskan bahwa MTQ Internasional ini merupakan momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah. Terkait kualitas peserta yang bertanding, Said memastikan bahwa para delegasi merupakan perwakilan terbaik hasil seleksi ketat.

"Alhamdulillah, sekarang hadir sembilan negara yang mana para pesertanya adalah juara dari negaranya masing-masing, yang telah dipilih oleh Majelis Ulamanya. Dan juga dari 26 provinsi, mereka adalah qori-qoriah juara nasional; semua pesertanya sangat baik," ungkapnya.

Lebih lanjut, Said menyatakan bahwa acara yang digelar di Masjid Istiqlal ini juga didedikasikan khusus untuk mendoakan jemaah haji di seluruh dunia yang saat ini tengah beribadah di Tanah Suci. Selama jemaah bersiap dan melaksanakan wukuf, kata Said, para pemuda akan melantunkan ayat suci dan doa bersama secara berkelanjutan hingga penutupan acara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para peserta tersebut nantinya akan bersaing untuk memperebutkan sejumlah piala bergengsi. Beberapa di antaranya adalah Piala Bergilir Wakil Presiden RI, serta Piala Tetap dari Ketua DPD RI, Menteri ESDM, dan Menteri Agama. 

Dari segi teknis, Said menyebut kompetisi yang telah diselenggarakan ke-11 kalinya di berbagai negara—seperti Kamboja, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia, dan Brunei—ini memiliki standar penilaian yang ketat. Dewan juri, kata dia, akan menilai kompetensi peserta dari berbagai aspek komprehensif, mulai dari kelancaran bacaan, tata tertib, hingga penguasaan tajwid. 

Halaman Selanjutnya

"Proses penilaian dari MTQ ini seperti MTQ pada umumnya yang dilaksanakan, baik di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, dan internasional. Para jurinya sudah sangat memahami terkait penilaiannya, baik dari segi bacaannya, tata tertibnya, maupun tajwidnya. Semuanya sudah dinilai dengan baik," kata Said. 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |