Pedas, Sindiran Joan Laporta Usai Disebut Xavi Jadi Penyebab Lionel Messi Gagal Comeback ke Barcelona

3 hours ago 1

Senin, 9 Maret 2026 - 22:30 WIB

VIVA – Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, akhirnya buka suara setelah mendapat sindiran keras dari mantan pelatih klub, Xavi Hernandez, terkait kegagalan kembalinya Lionel Messi ke Camp Nou pada 2023.

Sebelumnya, Xavi menuding Laporta sengaja menggagalkan rencana kepulangan Messi karena khawatir sang megabintang akan memiliki pengaruh lebih besar di dalam klub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Laporta membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan yang diambilnya semata-mata demi kepentingan Barcelona.

“Menjadi presiden Barcelona adalah pekerjaan yang sulit dan terkadang harus membuat keputusan yang tidak mudah. Saya melakukan apa yang harus saya lakukan,” kata Laporta kepada RAC1.

Laporta juga menyinggung situasi tim setelah pergantian pelatih dari Xavi ke Hansi Flick. Menurutnya, keputusan tersebut terbukti tepat karena Barcelona mampu meraih hasil lebih baik.

“Dengan Xavi saya melihat kami akan kalah, sedangkan dengan Flick kami bisa menang. Saya mengerti kalau Xavi merasa sakit hati,” ujar Laporta.

Ia bahkan menegaskan bahwa dengan skuad yang hampir sama, Barcelona kini mampu tampil lebih kompetitif di bawah kepemimpinan Flick.

Terkait kepulangan Messi pada 2023, Laporta memberikan versi berbeda dari cerita yang disampaikan Xavi.

Ia mengklaim pihak klub sebenarnya sudah menyiapkan kontrak untuk Messi dan mengirimkannya kepada ayah sang pemain, Jorge Messi.

Namun dalam pertemuan selanjutnya, keluarga Messi justru menyampaikan bahwa tekanan untuk kembali ke Barcelona terlalu besar.

“Jorge Messi datang ke rumah saya dan mengatakan tekanan jika kembali ke Barcelona terlalu besar. Karena itu mereka memilih pergi ke Miami,” kata Laporta.

Keputusan tersebut akhirnya membuat Messi bergabung dengan Inter Miami CF.

Laporta juga menanggapi kritik lain dari Xavi yang menyinggung pengaruh Alejandro Echevarria di balik keputusan klub.

Menurut Laporta, pernyataan Xavi tidak lepas dari dinamika politik internal Barcelona menjelang pemilihan presiden klub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia bahkan menuding rival politiknya, Victor Font, memanfaatkan Xavi untuk menyerang dirinya menjelang pemilihan.

“Saya sedih melihat Xavi membiarkan dirinya dimanfaatkan. Di belakangnya ada pihak yang mencoba mempengaruhi proses pemilihan ini,” ujar Laporta.

Halaman Selanjutnya

Konflik antara dua legenda Barcelona ini pun semakin memanaskan situasi di dalam klub, terutama menjelang pemilihan presiden yang akan segera digelar.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |