Pemuda Katolik Sentil Donald Trump, Sebut Penilaian ke Paus Leo XIV Keliru

3 hours ago 1

Senin, 13 April 2026 - 14:27 WIB

Jakarta, VIVA – Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang menilai Paus Leo XIV lemah dalam menghadapi kriminalitas hingga buruk dalam kebijakan luar negeri menuai respons. Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma, menilai pernyataan tersebut tidak tepat.

Menurut Gusma, kritik Trump lebih mencerminkan perbedaan sudut pandang dibanding penilaian objektif terhadap kepemimpinan Paus Leo XIV.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Paus Leo XIV justru menunjukkan kepemimpinan yang relevan dengan tantangan dunia modern. Dalam menghadapi kriminalitas, beliau tidak memilih pendekatan instan berupa hukuman semata, melainkan menyoroti akar persoalan seperti ketimpangan sosial, kemiskinan, dan budaya kekerasan. Ini adalah pendekatan yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada solusi jangka panjang,” ujar Gusma, Senin, 13 April 2026.

Ia menegaskan, pendekatan yang dilakukan Paus Leo XIV tidak bisa diukur dengan cara pandang yang hanya mengedepankan tindakan konfrontatif.

Lebih lanjut, Gusma juga menilai kritik terhadap kebijakan luar negeri Paus Leo XIV tidak berdasar. Ia menyebut, Vatikan selama ini dikenal sebagai kekuatan moral global yang mengedepankan diplomasi dan dialog.

“Menilai kebijakan luar negeri Paus dengan standar kekuatan militer adalah keliru. Paus Leo XIV melanjutkan tradisi diplomasi damai dengan menyerukan deeskalasi konflik dan perlindungan kemanusiaan. Dalam banyak kasus, pendekatan ini justru menjadi jalan keluar ketika kekuatan senjata gagal menyelesaikan konflik,” kata dia.

Gusma melihat pernyataan Trump sebagai gambaran benturan dua pendekatan besar dalam memandang dunia. Di satu sisi, pendekatan yang mengedepankan dominasi dan tekanan. Di sisi lain, pendekatan yang menempatkan nilai kemanusiaan sebagai fondasi utama.

“Dalam konteks global saat ini, pendekatan yang diambil Paus Leo XIV bukanlah kelemahan, melainkan bentuk kekuatan moral yang sangat dibutuhkan dunia,” turutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai organisasi kepemudaan, Pemuda Katolik menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan Paus Leo XIV yang dinilai konsisten memperjuangkan nilai kemanusiaan, perdamaian, dan keadilan sosial.

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa kritik yang dilontarkan Donald Trump dinilai lebih mencerminkan preferensi politik pribadi, bukan penilaian objektif terhadap kapasitas dan peran Paus sebagai pemimpin global.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi

Menlu Iran Aragchi Sebut Kesepakatan Hampir Tercapai di Islamabad, Tuduh AS Totaliter

Menlu Iran Abbas Araghchi menekankan bahwa Iran terlibat pembicaraan dengan Amerika Serikat "dengan itikad baik untuk mengakhiri perang" tapi AS dituding totaliter

img_title

VIVA.co.id

13 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |