Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya

8 hours ago 4

loading...

LPDP kembali membuka seleksi tiga program beasiswa co-funding jenjang magister (S2) 2026. Foto/Dok/SINDOnews.

JAKARTA - LPDP kembali membuka seleksi tiga program beasiswa co-funding jenjang magister (S2) 2026. Tiga program yang dibuka tahun ini memiliki fokus yang berbeda.

Program ini menawarkan kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi kelas dunia dengan bidang keilmuan yang strategis dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Melalui skema co-funding, LPDP bekerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan internasional untuk memberikan dukungan pendanaan studi. Tiga program yang dibuka tahun ini, mulai dari bidang metalurgi dan perdagangan internasional, diplomasi dan hubungan internasional, hingga ekonomi digital dan masa depan teknologi.

Baca juga: LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026: S1 Bisa Langsung ke S2 Luar Negeri

Selain menawarkan peluang studi di kampus ternama dunia, program-program ini juga menghadirkan kompetisi yang lebih terfokus sesuai bidang keahlian yang dibutuhkan.

3 Beasiswa LPDP Co-Funding 2026

Berikut daftar lengkap beasiswa LPDP co-funding jenjang master yang dibuka pada seleksi tahun 2026 dikutip dari Instagram LPDP, Senin (1/6/2026).

1. Beasiswa Kerja Sama Indonesia–Tiongkok Bidang Metallurgi dan Perdagangan Internasional di Central South University (CSU)

Sasaran pendaftar: masyarakat umum, terbuka untuk CPNS/PNS, tidak dibuka untuk TNI/Polri.

Batas usia:

Masyarakat umum: 35 tahun
CPNS/PNS: 37 tahun
Dosen ber-NIDN/NUPTK: 42 tahun
PNS dengan jabatan fungsional peneliti, perekayasa, medis, paramedis, atau pendidik: 42 tahun

IPK minimal: 3,00

Baca juga: Beasiswa LPDP-AAS 2026 Dibuka, Kuliah S2 di 30 Kampus Top Australia

Syarat skor bahasa Inggris minimal:

IELTS 6.0
TOEFL iBT 80 (skala 120)
TOEFL iBT 4 (skala 6)
Duolingo English Test 80 (skala 160)

Durasi program: 3 tahun, termasuk program magang.

Program studi:

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |