Pengakuan Rosenior Usai Chelsea Dihancurkan PSG

1 day ago 1

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:34 WIB

VIVA – Kekalahan telak yang dialami Chelsea dari Paris Saint‑Germain di leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League membuat pelatih The Blues, Liam Rosenior, langsung mengambil tanggung jawab.

Chelsea harus pulang dari markas PSG di Parc des Princes dengan kekalahan 2-5. Padahal, sempat memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya runtuh di 20 menit terakhir setelah kebobolan tiga gol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu momen krusial terjadi ketika kiper Filip Jorgensen melakukan kesalahan saat mencoba membangun serangan dari belakang. Umpannya berhasil dipotong pemain PSG dan dimanfaatkan Vitinha yang langsung mencungkil bola ke gawang untuk membuat skor menjadi 3-2.

Setelah gol tersebut, Chelsea kehilangan ritme permainan. PSG pun memanfaatkan momentum untuk menambah dua gol lagi hingga memastikan kemenangan besar.

Usai pertandingan, Rosenior mengakui kesalahan timnya, terutama dalam merespons situasi setelah kebobolan.

“Kami membuat kesalahan pada gol ketiga dan tidak merespons dengan baik setelah itu. Kami tidak tetap tenang,” kata Rosenior.

Meski begitu, pelatih asal Inggris tersebut menegaskan kesalahan itu bukan sepenuhnya tanggung jawab Jorgensen. Ia menilai risiko tersebut memang bagian dari gaya bermain yang ia terapkan.

Menurut Rosenior, ia meminta para pemain Chelsea untuk berani membangun serangan dari belakang meski memiliki risiko kehilangan bola.

“Dalam sepak bola selalu ada risiko dengan cara bermain apa pun. Kami memilih membangun serangan dari belakang dan itu risiko yang kami ambil. Saya yang meminta tim bermain seperti itu, jadi saya yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Menariknya, Rosenior menilai permainan Chelsea sebenarnya tidak terlalu buruk. Bahkan secara statistik peluang yang diciptakan PSG tidak terlalu besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini terasa pahit karena dari sisi permainan kami sebenarnya mengontrol pertandingan lebih baik dibanding banyak tim yang datang ke sini. Expected goals mereka sekitar 0,8, tetapi mereka mencetak lima gol,” jelasnya.

Hasil tersebut membuat Chelsea menghadapi tugas berat pada leg kedua. Mereka harus mengejar defisit tiga gol saat menjamu PSG di Stamford Bridge.

Pemain Manchester City

Premier League dalam Bahaya! 6 Wakil Inggris Kompak Gagal Menang di Leg Pertama 16 Besar UCL

Dominasi Premier League yang selama ini dianggap sebagai liga terbaik dunia tiba-tiba luntur di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Fenomena langka terjadi

img_title

VIVA.co.id

12 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |