Jakarta, VIVA – Direktur Indonesian Public Institute, Karyono Wibowo, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait komitmen berantas impor ilegal. Ia menilai bahwa industri dalam negeri bakal bertumbuh pesat karena adanya perlindungan dari negara.
"Impor ilegal telah lama menjadi faktor struktural yang secara konsisten menekan pertumbuhan industri dalam negeri. Keterlibatan Polri dalam mengatasi impor ilegal memberikan harapan baru bahwa negara serius memberikan perlindungan nyata kepada industri domestik," ujar Karyono dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 16 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di sisi lain, Karyono menekankan pentingnya pengawasan publik terhadap implementasinya sebagai bagian dari upaya menjaga agar sistem demokrasi berjalan dengan sehat.
"Pengawasan itu untuk menjamin bahwa negara akan konsisten menangani masalah impor illegal terutama ketika berhadapan dengan jaringan penyelundup yang memiliki koneksi dan sumber daya yang tidak kecil," kata Karyono.
Sebagai informasi, ketika menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit (FSP TSK) di Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan akar masalah industri tekstil nasional yaitu impor ilegal yang selama ini dibiarkan menggerogoti daya saing produk lokal.
Kapolri menegaskan pengawasan akan diperketat secara menyeluruh, mulai dari pintu masuk pelabuhan, pemeriksaan kelengkapan dokumen impor, hingga pemantauan peredaran barang di pasar domestik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kapolri mengidentifikasi tiga ancaman utama yang secara bersamaan menekan industri tekstil nasional, yakni peredaran barang impor ilegal secara masif, tekanan ekonomi global yang kian berat, dan lonjakan impor secara umum yang tidak terkendali.
Ketiganya, menurut Sigit, harus ditangani secara simultan melalui pendekatan lintas kementerian dan lintas lembaga.
Keseriusan Kapolri Berantas Premanisme Dinilai Tingkatkan Kualitas Keamanan Signifikan
Guru Besar Universitas Padjadjaran, Bandung, Prof. Romli Atmasasmita menilai langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas pungli dan premanisme tepat.
VIVA.co.id
14 September 2026

3 days ago
8




















