Pengamat Apresiasi Polri Tangkap 321 WNA Jaringan Judol Internasional

4 weeks ago 18

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:03 WIB

Jakarta, VIVA – Polri berhasil mengamankan 321 warga negara asing yang terlibat dalam operasi judi online (judol) yang bersifat lintas negara. Jaringan ini telah beroperasi secara sistematis dan terorganisir, menargetkan warga Indonesia sebagai korban utama dengan memanfaatkan celah regulasi dan infrastruktur digital.

Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), Fernando Emas menilai operasi ini bukan sekadar penangkapan biasa, ini adalah hasil dari intelijen yang matang, koordinasi lintas lembaga, dan kerja keras aparat yang berorientasi pada perlindungan rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjudian online lintas negara telah menjadi salah satu ancaman nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. 

Dana yang mengalir dari kantong rakyat Indonesia ke luar negeri melalui platform ilegal ini mencapai angka yang sangat mengkhawatirkan. 

Tidak hanya kerugian finansial, dampak sosial berupa ketergantungan, kehancuran rumah tangga, hingga kriminalitas turunan turut dirasakan oleh masyarakat lapis bawah yang paling rentan. 

Keberhasilan Polri menghentikan jaringan ini merupakan langkah konkrit dalam memutus rantai kerugian yang telah berlangsung lama. 

"Langkah Polri ini adalah bentuk konkrit dari kecerdasan Konsep Presisi yang dicanangkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, sebuah  keberpihakan yang nyata kepada rakyat, terutama bagi mereka yang selama ini menjadi korban," ujar Fernando Emas dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 15 Mei 2026.

Fernando memberikan respons positif dan apresiasi tinggi atas kinerja Polri dalam operasi besar ini. Menurutnya, penangkapan 321 warga negara asing ini bukan sekadar capaian statistik, melainkan cerminan dari implementasi nyata sebuah konsep policing modern yang berpihak kepada rakyat.

 Korban utama perjudian online adalah kalangan masyarakat menengah ke bawah yang tergiur oleh janji keuntungan instan. 

Ia menambahkan korban judi online kehilangan tabungan, terjerat utang, dan dalam banyak kasus, kehilangan keluarga. Tindakan Polri secara langsung memutus mekanisme eksploitasi yang menargetkan kelompok paling rentan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fernando Emas menegaskan bahwa apresiasi RPI disampaikan justru karena langkah ini menyentuh kepentingan rakyat yang paling fundamental, perlindungan dari kejahatan yang menggerogoti dari dalam.

Penangkapan 321 warga negara asing mengirimkan pesan yang jelas kepada jaringan kriminal internasional bahwa Indonesia bukan lagi wilayah yang mudah dieksploitasi. Polri menunjukkan kapasitas dan kemauan politik untuk bertindak melampaui batas yurisdiksi konvensional demi melindungi rakyatnya.
 
Keberhasilan Polri menangkap 321 warga negara asing pelaku judi online lintas negara adalah tonggak penting dalam perjalanan Indonesia menegakkan kedaulatan digitalnya. 

Halaman Selanjutnya

"Ini bukan sekadar operasi hukum biasa, ini adalah pernyataan sikap bangsa bahwa Indonesia tidak akan membiarkan rakyatnya menjadi korban kejahatan terorganisir dari luar," kata dia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |