VIVA – Pemanggilan Shayne Pattynama ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 mendapat sorotan dari pengamat sepak bola Bung Harpa. Ia mempertanyakan keputusan John Herdman memanggil bek Persija Jakarta tersebut, terutama karena kondisi kebugarannya disebut belum sepenuhnya pulih.
Shayne mendapat panggilan susulan pada Minggu, 20 September 2026. Sebelumnya, John Herdman telah mengumumkan 23 pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Tambahan Shayne membuat jumlah skuad Garuda bertambah menjadi 24 pemain.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Persija mengumumkan pemanggilan tersebut melalui akun media sosial klub. Shayne menjadi pemain keenam Persija yang masuk skuad Timnas Indonesia setelah Nadeo Argawinata, Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Rayhan Hannan.
Namun, keputusan memanggil Shayne menjadi tanda tanya bagi Bung Harpa. Pasalnya, posisi bek kiri Timnas Indonesia sudah memiliki sejumlah opsi, sementara Shayne disebut belum berada dalam kondisi kebugaran maksimal.
"Yang lebih anehnya lagi kondisi pemain ini, ini info A1 ya, (Shayne Pattynama) belum maksimal 100 persen, belum pulih," kata Bung Harpa dalam tayangan YouTube pribadinya.
Shayne sendiri belum mencatatkan menit bermain bersama Persija pada Super League 2026/2027. Kondisi tersebut membuat kesiapan pemain berusia 28 tahun itu menjadi perhatian menjelang FIFA ASEAN Cup.
Di sisi lain, Timnas Indonesia sebenarnya memiliki beberapa pemain yang dapat mengisi posisi bek kiri. Dean James, Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk, dan Dony Tri Pamungkas merupakan beberapa nama yang bisa dimainkan di sektor tersebut.
Karena itu, Bung Harpa mempertanyakan alasan Herdman kembali memanggil Shayne. Ia bahkan menyebut Pratama Arhan sebagai opsi yang menurutnya lebih layak dipertimbangkan.
"Kalau pun mau manggil satu pemain bek kiri lagi, menurut gue malah mending panggil Pratama Arhan," ujar Bung Harpa.
Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu alasan yang disoroti adalah kondisi Arhan yang dinilai sudah lebih siap. Bung Harpa menyebut pemain tersebut telah pulih dari cedera tangan dan sudah kembali tampil dalam pertandingan bersama Persija.
Selain kemampuan bertahan dan menyerang dari sisi kiri, Arhan juga memiliki keunggulan melalui lemparan ke dalam jarak jauh. Senjata tersebut sebelumnya beberapa kali menjadi opsi Persija dalam situasi bola mati.
Halaman Selanjutnya
"Kemarin pun dia (Pratama Arhan) sudah main di dua laga terakhir. Kemudian dia punya lemparan (jauh) ke dalam. Siapa tahu, mentok mungkin lemparan ke dalamnya bisa memberikan hasil," kata Bung Harpa.

19 hours ago
4





















