Pengelola Hotel Sultan Ajak Cari Penyelesaian Lewat Dialog

9 hours ago 1

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:00 WIB

Jakarta, VIVA - Alasan Hotel Sultan dipersoalkan meski telah menjalankan pengelolaan usaha secara tertib dari sisi hukum dan administrasi, dipertanyakan Pemilik PT Indobuildco, Ponco Sutowo. Pernyataan itu disampaikan Ponco dalam podcast politik bersama Akbar Faisal.

“Saya jauh lebih tertib secara hukum, secara administrasi jauh lebih tertib,” ujar Ponco, dikutip Jumat 15 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, operasional hotel selama ini memberikan pemasukan signifikan. Katanya, aktivitas usaha hotel tidak hanya berdampak pada perusahaan, tetapi juga terhadap penerimaan negara, pekerja, tenant, dan pihak lain yang bergantung pada kegiatan usaha hotel.

Ponco menilai penyelesaian sengketa seharusnya ditempuh melalui dialog dan perundingan. Ia menegaskan PT Indobuildco tetap membuka ruang pembicaraan guna mencari solusi yang dinilai adil bagi semua pihak.

“Ayo duduk. Permasalahan hanya bisa selesai dengan perundingan. Enggak ada cara lain,” kata dia.

Ponco menambahkan, pengusaha tidak hanya berorientasi mencari keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan bangsa. Menurutnya, kepastian hukum menjadi faktor penting bagi keberlangsungan investasi dan dunia usaha di Indonesia.

“Pengusaha itu bukan cuma cari untung. Kita punya tanggung jawab terhadap pembangunan negeri,” kata Ponco.
Sementara itu, Kuasa Hukum PT Indobuildco, Hamdan Zoelva, menegaskan objek sengketa Hotel Sultan adalah tanah, bukan bangunan maupun bisnis hotel.

Hamdan menyebut bangunan Hotel Sultan dibangun sendiri oleh PT Indobuildco dan bukan menggunakan skema Build, Operate, Transfer (BOT).

“Sengketanya tanah, bukan bangunan. Bangunan ini dibangun sendiri oleh PT Indobuildco, bukan uang negara dan bukan BOT,” ujarnya.

Hamdan mengingatkan bahwa dalam putusan pengadilan tahun 2011, para pihak didorong untuk menempuh jalur negosiasi agar tidak merugikan investor.

“Di putusan pengadilan tahun 2011, salah satu pertimbangannya meminta para pihak melakukan negosiasi. Karena apa? Jangan sampai investor rugi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Indobuildco menegaskan pihaknya tidak sedang melawan dan tetap membuka ruang dialog guna mencari penyelesaian yang dinilai adil, taat hukum, melindungi investasi, serta tidak merugikan pekerja, tenant, mitra usaha, maupun penerimaan negara.

"Sengketa tanah tidak boleh dijadikan jalan untuk mengambil alih bangunan dan bisnis Hotel Sultan. Jika aktivitas hotel dimatikan, negara, pekerja, tenant, dan dunia usaha ikut dirugikan,” kata dia lagi.

Pemeriksaan narapidana di Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta

Kepala Lapas Cipinang Buka Suara Soal Napi Pengendali Narkoba di B Fashion Hotel

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo angkat bicara soal pengungkapan kasus peredaran narkotika jenis ekstasi dan vape mengandung etomidate di B Fashion Hotel.

img_title

VIVA.co.id

15 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |