Perluas Dampak Ekonomi, Pelindo Group Perkuat Jejaring Kemitraan Industri

6 hours ago 1

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:00 WIB

Jakarta, VIVA – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) menggelar PortPress 2026, sebagai inisiatif untuk memperkuat pemahaman publik mengenai kontribusi sektor kepelabuhanan terhadap logistik dan pertumbuhan ekonomi.

Mengusung tema "Pelabuhan Menggerakkan Logistik, Mendorong Ekonomi Daerah", kegiatan ini berlangsung di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, pada Rabu, 29 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani mengatakan, tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi insan media, PortPress 2026 juga menghadirkan ruang kolaborasi antara perusahaan, pelanggan, media, dan para pemangku kepentingan.

"Rangkaian kegiatan meliputi kompetisi karya jurnalistik, forum diskusi strategis, hingga pembekalan mengenai perkembangan komunikasi digital, guna memperluas jangkauan informasi mengenai transformasi sektor kepelabuhanan," kata Indra dalam keterangannya, Rabu, 29 Juli 2026.

Suasana kegiatan di terminal peti kemas (Foto ilustrasi).

Dia menegaskan, penguatan sektor pelabuhan perlu berjalan beriringan dengan penguatan komunikasi publik. Menurutnya, transformasi yang dilakukan perusahaan akan memberikan dampak yang lebih luas, apabila masyarakat memahami peran pelabuhan sebagai penggerak logistik nasional dan pendukung pertumbuhan ekonomi.

"Ketika pemerintah mendorong hilirisasi mineral, swasembada pangan, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan ekspor, maka kebutuhan terhadap terminal nonpetikemas akan meningkat. Sejalan dengan hal ini kami hadir untuk mendorong perekonomian daerah," ujarnya.

Kinerja operasional PTP Nonpetikemas pada Semester I-2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Hingga Juni 2026, perusahaan membukukan total throughput sebesar 26.799.777 ton/m³, mencapai 108 persen dari target RKAP, serta tumbuh 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Capaian tersebut didorong oleh peningkatan arus general cargo sebesar 6,64 juta ton atau naik 10,89 persen secara tahunan (yoy), curah cair 6,23 juta ton atau naik 24,07 persen, dan curah kering 12,57 juta ton atau naik 25,74 persen. Secara keseluruhan, hal itu mencerminkan meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan di berbagai wilayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dukungan terhadap inisiatif ini juga datang dari para pengguna jasa pelabuhan. Head of Operations Meratus Line, Heri Cahyono menyampaikan, komunikasi yang efektif menjadi salah satu faktor penting dalam membangun ekosistem logistik yang terintegrasi dan berdaya saing.

"Ketika pelabuhan itu cepat dan efisien, otomatis kami pelaku industri maritim akan perlu tambahan mengenai equipment yang diperlukan, kapasitas kapal yang ditingkatkan karena kecepatan itu ada batasnya dan harus diusahakan secara bersama. Maka, Indonesia sebagai negara maritim tidak akan pernah berhenti karena kebutuhan akan terus berputar," ujar Heri.

Halaman Selanjutnya

Forum diskusi bertajuk "Ports in The Spotlight: Membangun Reputasi Pelabuhan Melalui Komunikasi Strategis" menjadi salah satu agenda utama dalam penyelenggaraan PortPress 2026.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |