VIVA – Roberto Mancini resmi kembali dipercaya menangani Timnas Italia. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mengumumkan penunjukan pelatih berusia 61 tahun itu sebagai arsitek baru Gli Azzurri, Selasa 29 Juli 2026
Ini menjadi periode kedua Mancini menukangi Italia setelah sebelumnya memimpin tim pada 2018 hingga 2023. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, FIGC juga menunjuk Claudio Ranieri sebagai Direktur Teknik untuk membantu membangun kembali kekuatan sepak bola Italia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keputusan itu disampaikan langsung Presiden FIGC, Giovanni Malago, usai menggelar rapat bersama Dewan Federal.
"Saya percaya bahwa orang yang tepat untuk menjadi Pelatih Kepala tim nasional adalah Roberto Mancini, karena berbagai alasan," kata Malago dikutip dari laman resmi FIGC.
Mancini bukan sosok asing bagi publik Italia. Di periode pertamanya, ia sukses mempersembahkan gelar juara Piala Eropa 2020 yang digelar pada 2021 akibat pandemi. Selain itu, Italia juga finis di peringkat ketiga UEFA Nations League 2020/2021.
Namun, perjalanan Mancini tidak sepenuhnya mulus. Di bawah arahannya, Italia justru gagal lolos ke Piala Dunia 2022. Kegagalan itu menjadi salah satu catatan paling mengecewakan setelah keberhasilan menjuarai Euro.
Kini, setelah Italia kembali dipastikan absen di Piala Dunia 2026, FIGC memutuskan memanggil kembali Mancini untuk memimpin proyek kebangkitan Gli Azzurri.
Menurut laporan di Italia, Mancini menjadi pilihan setelah FIGC gagal mendapatkan Pep Guardiola yang menolak tawaran tersebut. Sementara nama Andrea Pirlo disebut tidak memperoleh dukungan penuh dalam proses penunjukan.
Di sisi lain, Claudio Ranieri dipercaya mengisi jabatan Direktur Teknik. Sosok yang dikenal sarat pengalaman itu diharapkan mampu membantu menyusun arah pembinaan dan pengembangan sepak bola Italia ke depan.
"Untuk melengkapi kepingan puzzle, saya merasa tepat untuk mencari seseorang yang dapat diajak berbagi pilihan Kepala Pelatih. Orang itu adalah Claudio Ranieri," ujar Malago.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menariknya, kembalinya Mancini ke kursi pelatih Italia terjadi setelah perjalanan kariernya sempat mengalami masa sulit saat menangani Arab Saudi.
Mancini kehilangan pekerjaannya usai hasil buruk yang diraih Green Falcons di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Salah satu hasil yang paling banyak disorot adalah ketika Arab Saudi hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Timnas Indonesia.
Halaman Selanjutnya
Tak hanya itu, Arab Saudi juga gagal meraih kemenangan saat menghadapi Bahrain dan Australia. Rangkaian hasil tersebut membuat posisi Mancini terus mendapat tekanan hingga akhirnya berujung pada pemecatan.

1 week ago
2



















