PM Australia Telepon Prabowo, Berterima Kasih RI Setuju Ekspor Pupuk ke Australia

4 weeks ago 10

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:29 WIB

Jakarta, VIVA – Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese menelepon Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyampaikan terima kasih karena Indonesia setuju untuk ekspor pupuk urea ke Australia.

Ekspor tersebut menjadi bagian dari kerja sama Government-to-Government (G2G) antara Indonesia dan Australia dalam memperkuat ketahanan pangan kawasan Asia-Pasifik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perdana Menteri Australia menelepon Bapak Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih karena Indonesia menyetujui ekspor pupuk ke Australia,” ujar Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dalam keterangannya yang disiarkan Bakom RI, Jumat, 15 Mei 2026.

Menurut Amran, komunikasi langsung antara Perdana Menteri Australia dan Presiden Prabowo menunjukkan posisi Indonesia kini semakin diperhitungkan dalam rantai pasok pangan global, khususnya sektor pupuk.

Mentan mengatakan ekspor perdana yang dilepas hari ini mencapai 47.250 ton dan menjadi tahap awal dari komitmen kerja sama sebesar 250.000 ton. Ke depan, volume ekspor tersebut ditargetkan meningkat hingga 500.000 ton dengan nilai mencapai sekitar Rp7 triliun. 

"Ini mencetak sejarah, karena kita akan mengekspor pupuk ke beberapa negara termasuk Australia. Rencana kita mengekspor ke Australia sesuai pembicaraan Perdana Menteri Australia dan Bapak Presiden yaitu 250.000 ton, tapi akan ditingkatkan menjadi 500.000 ton, nilainya kurang lebih Rp7 triliun,” ucap Mentan Amran.

Mentan Amran menegaskan pemerintah tetap mengutamakan kebutuhan pupuk petani di dalam negeri. Menurutnya, ekspor dilakukan karena produksi nasional dalam kondisi surplus sehingga kebutuhan domestik tetap aman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia saat ini memiliki kapasitas produksi urea yang cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan nasional sekaligus mendukung pasar ekspor. Tahun ini, produksi urea nasional ditargetkan mencapai 7,8 juta ton, sementara kebutuhan domestik sekitar 6,3 juta ton sehingga masih terdapat surplus sekitar 1,5 juta ton.

Pengiriman urea ke Australia bukan sekadar aktivitas perdagangan, tetapi bagian dari diplomasi pangan Indonesia di tengah tantangan global.

Mentan Andi Amran Sulaiman lepas ekspor pupuk ke Australia

Mentan Amran Semringah Pupuk RI Tembus Australia, Harga untuk Petani Lokal Turun 20 Persen

Mentan Andi Amran Sulaiman menyampaikan pencapaian besar di sektor pupuk dalam negeri dengan ekspor pupuk urea ke Australia, dan harga pupuk nasional turun 20 persen

img_title

VIVA.co.id

14 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |