Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto ingin menghilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Ia pun mengaku bakal melakukan efisiensi dengan cara memangkas anggaran TNI-Polri jika diperlukan.
Hal tersebut diungkapkan Prabowo di hadapan TNI dan Polri dalam acara Panen Raya di Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kita hilangkan kemiskinan dan kelaparan, apalagi kemiskinan ekstrem. Insyaallah, saudara-saudara, kita akan hemat anggaran. Kita akan bikin efisien. Bila perlu anggaran pertahanan, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan," kata Prabowo.
Prabowo pun bertanya soal kesediaan aparat apabila anggaran institusinya dikurangi demi kepentingan masyarakat.
"Rela TNI? Rela polisi? Rela ya? Ikhlas?" ujarnya.
"Siap," jawab mereka.
Menurut Prabowo, kekuatan pertahanan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran atau persenjataan, melainkan juga oleh kesejahteraan rakyatnya.
"Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Seluruh rakyat akan membela bangsa ini," tegasnya.
Karena itu, Prabowo menilai kehadiran TNI dan Polri di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari upaya memperkuat bangsa. Ia menyebut aparat keamanan harus terlibat dalam membantu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Presiden mengaku bangga melihat keterlibatan TNI dan Polri dalam pembangunan infrastruktur dasar, seperti jembatan dan penyediaan air bersih, serta mendukung sektor pertanian.
"Hari ini saya bangga, saya bahagia, saya merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga berapa ribu air," jelasnya.
Prabowo Bilang Indonesia Bakal Punya Motor Listrik Nasional
Prabowo berharap kehadiran motor listrik nasional dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, termasuk petani sebagai transportasi yang lebih efisien dan terjangkau.
VIVA.co.id
17 Juli 2026

8 hours ago
1











