Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto mengaku kaget saat mengetahui banyaknya anak perusahaan yang dimiliki badan usaha milik negara (BUMN), khususnya di lingkungan Pertamina.
Awalnya, Prabowo menceritakan bahwa BUMN Didirikan oleh pendiri-pendiri bangsa Indonesia, yang bernama perusahaan negara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, setelah berpuluh tahun bergerak, Indonesia tak memiliki industri tekstil hingga kertas. Padahal, anak-anak membutuhkan kertas untuk belajar.
Serambi pertamina
Photo :
- Dokumentasi Pertamina.
"Sekian puluh tahun bergerak. Kita tidak punya industri tekstil, negara membangun Patal Senayan. Tidak punya industri kertas, kita butuh buku, anak-anak perlu belajar, negara membangun pabrik kertas," kata Prabowo dalam peringatan 1 Tahun Danantara, Rabu, 11 Maret 2026.
Namun seiring berjalannya waktu, menurutnya, semangat awal pendirian BUMN tersebut mengalami berbagai penyimpangan. Prabowo mengatakan ia bahkan baru mengetahui bahwa Pertamina memiliki sangat banyak entitas turunan.
“Ternyata iktikad baik pendiri-pendiri bangsa itu akhirnya melahirkan anak perusahaan, cucu perusahaan, dan cicit perusahaan. Saya kaget Pertamina punya 200 anak dan cucu perusahaan," ujar dia.
Ia juga mempertanyakan adanya aturan yang dinilai tidak logis terkait pengawasan perusahaan-perusahaan tersebut. Menurut Prabowo, ada ketentuan yang menyebut bahwa BUMN dapat diaudit oleh negara, tetapi anak atau cucu perusahaan tidak dapat diaudit.
“Kalau BUMN boleh diaudit oleh negara, katanya kalau cucu perusahaan tidak boleh diaudit. Peraturan dari mana ini?” tanya Prabowo.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah membentuk Danantara untuk melakukan konsolidasi pengelolaan perusahaan negara agar lebih efektif dan transparan.
"Jadi saudara-saudara, premis kita ternyata benar: konsolidasi, satu manajemen dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia," imbuhnya.
Pertamina Patra Niaga.
Photo :
- Pertamina Patra Niaga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia bersyukur Indonesia memiliki sebuah badan yang bisa disetarakan dengan dana kekayaan negara di dunia.
“Kita bersyukur sekarang Indonesia sudah punya suatu badan yang bisa disetarakan dengan dana kekayaan negara di dunia. Indonesia sekarang punya dana kekayaan negara yang mungkin keenam atau ketujuh terbesar di dunia,” jelas Prabowo.
Chairul Huda: Tak Logis Pertamina Ditekan Satu Orang untuk Sewa Terminal BBM Merak
Menurut Chairul Huda, Pertamina merupakan korporasi besar yang memiliki sistem dalam mengambil keputusan bisnis, termasuk ketika menjalin kerja sama dengan pihak lain.
VIVA.co.id
11 Maret 2026

1 day ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
