Pramono Anung Tegaskan Warga Tak Bisa Gadaikan KJP

4 weeks ago 9

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:20 WIB

Jakarta, VIVA – Praktik menggadaikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) makin meresahkan di kalangan warga Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo pun mengimbau agar hal itu tidak lagi dilakukan oleh masyarakat.

Pramono mengungkapkan bahwa KJP dan sejumlah program bantuan lainnya seperti Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dan pemutihan ijazah mampu memperbaiki indikator kemiskinan (gini ratio) dan stunting di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Khusus untuk KJP, segera saya koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk tidak digadaikan” kata Pramono di Jakarta Barat, Kamis, 12 Februari 2026.

Hal itu dibuktikan dari data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa Jakarta memang mengalami peningkatan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Hal itu terbukti dari hasil Badan Pusat Statistik, semua indikator kita berkaitan dengan kemiskinan, stunting dan sebagainya mengalami perbaikan," katanya.

Dia meyakini hal itu karena ada KJP, KJMU, pemutihan ijazah dan sebagainya. Selain itu, KJP bisa menjadi alat penting untuk mengubah kondisi ekonomi masyarakat lapis terbawah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Pramono, KJP membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan pendidikan, buku dan perlengkapan sekolah lainnya.

Dengan demikian, mereka punya peluang lebih besar untuk mengubah masa depan dan keluar dari lingkaran kemiskinan. "Karena KJP ini adalah hal yang prinsip untuk bisa merubah kehidupan masyarakat terutama di lapis terbawah,” katanya. (Ant)

Pesawat Smart Air PK-SNH

Imbas Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel, 39 Warga Mengungsi

Kombes Yusuf Sutejo mengungkapkan sebanyak 39 warga di sekitar Bandara Koroway Batu telah dievakuasi imbas peristiwa penembakan pesawat Smart Air pada Rabu, 11 Februari.

img_title

VIVA.co.id

12 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |