Pramono Mau Umumkan Tarif Baru Transjabodetabek Rute Soetta-Blok M

6 days ago 6

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:41 WIB

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo segera mengumumkan tarif Transjabodetabek khusus rute Bandara Soekarno Hatta-Blok M.

“Tarif TJ pada waktu saya secara resmi mencanangkan, pada waktu itu dikasih period untuk tiga bulan. Dan tiga bulan kan belum selesai, baru akan selesai, dan segera akan kita putuskan untuk itu,” ungkap Pramono di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat, 8 Mei 2026

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pramono menegaskan, bahwa tarif baru tersebut nantinya hanya dikhususkan untuk rute Bandara Soekarno Hatta-Blok M.

Sementara, tarif untuk Transjakarta dan Transjabodetabek lainnya masih sama yakni Rp2.000 pada 05.00 hingga 07.00 WIB, dan Rp3.500 di atas pukul 07.00 WIB.

“Kenapa yang Soekarno Hatta berbeda? Yang pertama karena jauh, perhentiannya banyak, parkir di sananya juga cost-nya lebih tinggi dibandingkan di tempat lain,” papar Pramono.

Oleh karena itu ia mengatakan pengeluaran khusus rute tersebut cukup berbeda dari rute lainnya. Untuk itu, perlu diterapkan tarif khusus.

Pemerintah Provinsi DKI meresmikan Transjabodetabek rute P11 Bogor-Blok M.

Photo :

  • ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Pramono mengatakan hal ini dilakukan agar beban biaya subsidi untuk rute tersebut tak terlalu tinggi.

Sebelumnya pada 12 Maret lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan rute baru Transjabodetabek SH2 tujuan Blok M-Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

Adapun rute tersebut akan berhenti di 23 titik dengan durasi perjalanan kurang lebih 121 menit. Rute ini memiliki panjang lintasan 65,1 kilometer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 14 bus akan disediakan untuk rute tersebut. Sementara waktu tunggu atau headway rute ini sekitar 10 sampai 20 menit.

Bus khusus rute ini juga menyediakan tempat koper untuk memudahkan para pengguna. (Ant)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta

Gubernur Pramono: Program Pemilahan Sampah Dimulai 10 Mei

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memulai program pemilahan sampah pada 10 Mei 2026.

img_title

VIVA.co.id

8 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |