Pro dan Kontra Jadi Trader, Benarkah Bisa Cuan Miliaran Per Bulan? Ini Faktanya

4 days ago 2

Rabu, 16 September 2026 - 00:03 WIB

VIVA – Penghasilan miliaran rupiah dari trading mungkin terdengar menggiurkan. Membeli dan menjual aset dari depan layar, lalu mendapatkan keuntungan dari selisih harga, sekilas terlihat seperti pekerjaan yang menawarkan kebebasan sekaligus potensi pendapatan besar.

Namun, gambaran tersebut hanya menunjukkan satu sisi dari dunia trading. Di balik peluang cuan, seorang trader juga harus siap menghadapi harga yang bergerak berlawanan dengan perkiraan, kehilangan modal, tekanan psikologis hingga kemungkinan mengalami kerugian dalam waktu singkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbincangan mengenai hal tersebut kembali muncul setelah Yudo Sadewa, putra Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut profesi trader dalam unggahannya. Ia bahkan menyinggung bahwa seorang trader bisa mendapatkan penghasilan hingga miliaran rupiah per bulan.

Pernyataan tersebut kemudian membuat profesi trader kembali menarik perhatian. Apalagi, bagi sebagian orang, trading dianggap sebagai salah satu cara mendapatkan penghasilan tanpa harus bergantung pada pekerjaan kantoran.

Padahal, trading bukan sekadar membeli aset ketika harga turun dan menjualnya ketika harga naik. Ada pengetahuan, strategi, modal, waktu dan pengelolaan risiko yang perlu dipersiapkan.

Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan menjadi trader? Berikut rangkumannya, sebagaimana dihimpun dari Fidelity, Rabu, 16 September 2026.

Pro Menjadi Trader

1. Berpeluang Mendapatkan Keuntungan dari Pergerakan Harga

Salah satu daya tarik utama trading adalah kesempatan memperoleh keuntungan dari perubahan harga aset dalam waktu relatif singkat.

Berbeda dengan investasi jangka panjang yang umumnya mengandalkan pertumbuhan nilai aset selama bertahun-tahun, trader aktif mencari peluang dari pergerakan harga dalam hitungan hari, minggu, bahkan dalam satu hari.

Namun, peluang tersebut tentu tidak berarti keuntungan selalu didapat. Setiap transaksi tetap memiliki risiko kerugian.

2. Pilihan Instrumen Cukup Beragam

Trader memiliki banyak pilihan instrumen yang dapat diperdagangkan. Tergantung pasar dan platform yang digunakan, seseorang dapat memperdagangkan saham, ETF, obligasi, komoditas, mata uang, hingga aset digital.

Keragaman tersebut membuat trader dapat memilih pasar yang sesuai dengan pengetahuan, strategi dan toleransi risikonya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Melatih Kemampuan Membaca Pasar

Trading juga dapat membuat seseorang semakin terbiasa menganalisis kondisi pasar. Trader perlu mempelajari grafik harga, tren, laporan perusahaan, berita ekonomi dan berbagai faktor lain yang berpotensi memengaruhi harga.

Halaman Selanjutnya

Proses tersebut dapat membantu seseorang memahami bagaimana pasar bergerak sekaligus belajar membuat keputusan berdasarkan data dan strategi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |