Profesi Baru di RI Ini Sedang Ramai Dicari, Gajinya Mulai Rp7 Juta hingga Belasan Juta

1 week ago 5

Selasa, 2 Juni 2026 - 00:00 WIB

Jakarta, VIVA – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah menciptakan banyak peluang kerja baru yang sebelumnya tidak pernah dikenal masyarakat luas. Jika dulu profesi yang berkaitan dengan teknologi identik dengan programmer atau teknisi komputer, kini muncul berbagai pekerjaan baru yang berhubungan langsung dengan pengembangan dan pelatihan sistem AI.

Salah satu profesi yang sedang banyak dibicarakan adalah AI Trainer. Posisi ini memiliki peran penting dalam membantu sistem kecerdasan buatan belajar dan menghasilkan jawaban yang semakin akurat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring meningkatnya penggunaan AI di berbagai sektor, mulai dari layanan pelanggan, pendidikan, kesehatan hingga bisnis digital, kebutuhan akan tenaga AI Trainer juga diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Menariknya, profesi ini tidak selalu mengharuskan seseorang memiliki latar belakang teknik informatika. Banyak perusahaan yang membuka peluang bagi lulusan berbagai jurusan selama memiliki kemampuan analisis, komunikasi yang baik, dan kemauan untuk mempelajari teknologi AI. 

Selain menawarkan pekerjaan yang relevan dengan perkembangan zaman, profesi ini juga menjanjikan gaji yang cukup menarik. Berikut beberapa fakta menarik mengenai profesi AI Trainer, termasuk kisaran gaji dan peluang kariernya, sebagaimana dirangkum Viva pada Selasa, 2 Juni 2026.

1. AI Trainer Bertugas Melatih Sistem Kecerdasan Buatan

Tugas utama seorang AI Trainer adalah membantu sistem AI memahami data dan meningkatkan kualitas respons yang dihasilkan. Mereka biasanya melakukan evaluasi terhadap jawaban AI, memberikan koreksi, serta memastikan informasi yang diberikan sistem sesuai dengan standar yang ditetapkan perusahaan. Selain itu, AI Trainer juga sering terlibat dalam proses pelabelan data atau data annotation yang menjadi fondasi utama dalam pengembangan model AI.

2. Kebutuhan AI Trainer Terus Meningkat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semakin banyak perusahaan yang mengadopsi teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi bisnis. Akibatnya, kebutuhan tenaga profesional yang mampu melatih dan mengawasi performa AI juga ikut meningkat.

Tidak hanya perusahaan teknologi, sektor perbankan, e commerce, layanan pelanggan, pendidikan, hingga kesehatan mulai memanfaatkan AI dalam operasional sehari hari. Kondisi ini membuat peluang kerja AI Trainer semakin terbuka lebar.

Halaman Selanjutnya

3. Gaji Fresh Graduate Bisa Mencapai Rp7 Juta per Bulan

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |