Sumber : Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku mendukung rencana Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yang bakal mewajibkan platform e-commerce menjadi pemungut pajak atas transaksi penjualan barang oleh merchant di tahun 2026 ini. Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa untuk merealisasikan rencana tersebut, pihaknya masih harus mempertimbangkan kondisi perekonomian nasional di tahun ini. Apabila nantinya kinerja ekonomi nasional sudah mampu menguat hingga mencapai 6 persen di kuartal II-2026, Purbaya memastikan bahwa rencana DJP itu baru bisa dilaksanakan. "Kalau triwulan II (pertumbuhan ekonomi) sudah 6 persen lebih, ya kita kenakan. Kalau belum, ya enggak," kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026. Photo : "Jadi nanti kita lihat dulu seperti apa pertumbuhan ekonomi kita," ujarnya. Pertimbangan itu ditegaskan Purbaya guna melihat kesiapan masyarakat, apabila nantinya rencana pengenaan pajak itu benar-benar direalisasikan. Sebab, apabila masyarakat tidak siap, maka hal itu justru akan menurunkan daya beli masyarakat bahkan berpotensi memperburuk kondisi ekonomi. "Maka yang paling penting adalah masyarakat sudah siap belum. Mereka kuat enggak menerima kenaikan pajak itu," kata Purbaya. "Karena kalau gara-gara itu (pengenaan pajak) terus ekonominya jeblok karena ekonomi belum cukup cepat (tumbuh), atau mereka enggak cukup punya uang, buat apa kita kenakan, itu yang utama," ujarnya. VIVA.co.id 27 Januari 2026 Berita Terkait
Topik Terkait
Jangan Lewatkan
BCA mengumumkan kinerja keuangan solid sepanjang tahun 2025. Perseroan dan entitas anak perusahaan membukukan lonjakan laba bersih sebesar 4,9 persen secara year on year.
Tokopedia & TikTok Shop kembali menggelar Indonesia Summit 2026 pada 27-29 Januari 2026 di Jakarta, sebagai ajang perayaan bagi penjual, affiliate content creator & mitra
Purbaya memproyeksi, pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 lebih tinggi dari sebelumnya, sehingga secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi 2025 bakal mencapai 5,2 persen.
Ketua DK OJK, Mahendra memastikan, stabilitas sektor jasa keuangan nasional terjaga stabil di tengah tingginya ketidakpastian geopolitik & tensi perdagangan global.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo meyakini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memiliki kecenderungan untuk terus menguat ke depannya.
Terpopuler
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menepis keras isu yang menyebut dirinya berpotensi “dijebak” dalam kasus korupsi.
Berapa kekayaan bersih agar dianggap miskin, kelas menengah, atau kaya di AS? Ini hitungan terbaru berdasarkan data The Fed, lengkap konversi rupiah.
Berikut 5 jurusan kuliah dengan tingkat pengangguran tertinggi. Lulusan sarjana kian sulit cari kerja akibat dinamika industri atau gelar sarjana sudah tidak laku lagi?
Thomas Djiwandono resmi menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.
Selengkapnya Partner
Dalam upaya untuk menghidupkan kembali lini serang mereka di bawah Michael Carrick, Manchester United mengungguli Chelsea dan rival dari Arab Saudi untuk mengamankan
Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, memaparkan progres kerja Kementerian Kehutanan dalam mendukung percepatan pemulihan wilayah dan masyarakat terdamp
Menurut stasiun radio Brasil, Radio Tupi, Manchester United, Tottenham, dan Chelsea sedang memantau striker muda Vitor Roque dengan saksama. Namun, Palmeiras dilaporkan
Selengkapnya Isu Terkini
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Tumbuh 5,2 Persen, Ini Faktor Pendukungnya
Purbaya memproyeksi, pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 lebih tinggi dari sebelumnya, sehingga secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi 2025 bakal mencapai 5,2 persen.
Purbaya Bakal Pajaki Pedagang Toko Online di 2026, Ini Pertimbangan Utamanya
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

15 hours ago
3















