Jakarta, VIVA – Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto mengatakan bahwa pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) dari yang sebelumnya dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa dan digantikan oleh Suahasil Nazara adalah hal yang lumrah saja.
Menurut dia, seorang menteri atau wakil menteri harus siap untuk diganti kapan saja. Dengan begitu, menurut dia, tidak ada hal yang istimewa dalam penggantian Purbaya dengan Suahasil.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Pergantian kapan saja itu sebetulnya menteri, wakil menteri siap diganti. Pergantian pejabat kan tidak ada sesuatu yang istimewa. Kan itu juga prerogatif Presiden kan," kata Bambang di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu, 16 September 2026.
Selain itu, dia juga mengatakan bahwa pergantian menteri itu tidak berkaitan dengan isu soal masalah internal di Kementerian Keuangan. Menurut dia, perombakan kabinet bisa terjadi kapan saja.
Di samping itu, dia juga menilai bahwa sosok Suahasil memiliki karakternya tersendiri. Penunjukan Suahasil, kata dia, tidak ada kaitannya dengan anggapan karakternya yang mirip Menteri Keuangan sebelumnya yakni Sri Mulyani.
"Nggak ada itu penilaian. Kita nggak ada penilaian seperti siapa. Pak Suahasil, dia punya karakter sendiri," katanya.
Defisit Anggaran Tetap Dijaga
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap dijaga berada di bawah 3 persen demi mendukung stabilitas perekonomian Indonesia.
"Defisit akan tetap di bawah 3 persen," kata Suahasil saat ditemui awak media usai dilantik di Istana Negara.
Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kredibilitas tata kelola keuangan negara sebagai sarana utama penyokong berbagai program prioritas pemerintah secara terukur.
Menurutnya, APBN yang tepercaya berperan sebagai instrumen vital dalam mendorong pertumbuhan sekaligus menstabilkan perekonomian nasional.
Suahasil menyampaikan bahwa instruksi Presiden mengamanatkan Kementerian Keuangan untuk terus menjaga akuntabilitas serta efisiensi penggunaan alokasi belanja negara.
Ia menegaskan bahwa efisiensi belanja diarahkan agar anggaran yang ada dapat menghasilkan dampak pemanfaatan maksimal bagi seluruh masyarakat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gibran Dukung Suahasil Kelola Anggaran
Kemudian, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meyakini pengalaman dan kompetensi menjadikan Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru, Suahasil Nazara, sebagai figur yang tepat untuk mengelola APBN dan melakukan perbaikan tata kelola keuangan negara.
Halaman Selanjutnya
Wapres Gibran Rakabuming menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Suahasil Nazara yang pada hari ini telah dilantik sebagai Menkeu oleh Presiden Prabowo, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

3 days ago
4




















