Purbaya Usul ASN dan Karyawan Swasta WFH Tiap Jumat Demi Hemat BBM, Ini Alasannya

2 hours ago 2

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:05 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah memastikan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) akan mulai diterapkan setelah Lebaran 2026. Kebijakan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menekan konsumsi energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM), di tengah kenaikan harga minyak dunia.

Skema WFH ini akan berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga diimbau untuk sektor swasta, dengan pengecualian pada layanan publik yang tetap harus beroperasi secara langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah memastikan bahwa WFH tidak akan diberlakukan setiap hari, melainkan hanya satu hari dalam sepekan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah penerapan WFH pada hari Jumat, yang dinilai dapat memberikan efek berlipat terhadap efisiensi energi sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa meskipun hanya diterapkan sehari, kebijakan ini berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap penghematan BBM.

“Ada hitungan kasar sekali... (WFH bisa menghemat) seperlima, kira-kira 20 persen (penggunaan BBM),” kata Purbaya di Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2026.

Menurutnya, pembatasan hanya satu hari dalam sepekan bertujuan menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan produktivitas.

“Nanti libur terus. Nanti enggak kerja-kerja. Ya WFH biar gimana tuh kadang-kadang ada hal-hal yang enggak bisa dikerjakan dengan baik dengan WFH,” ujarnya.

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa jika WFH diterapkan pada hari Jumat, maka masyarakat akan memiliki rangkaian akhir pekan yang lebih panjang, yaitu Jumat hingga Minggu. Pola ini diyakini dapat mendorong aktivitas rumah tangga sekaligus memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata domestik.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga telah mendorong upaya penghematan energi dalam sidang kabinet. Ia menilai kebijakan WFH pernah terbukti efektif saat pandemi COVID-19 dalam menekan konsumsi BBM secara signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini saya minta dibicarakan nanti ya mungkin oleh Menko-Menko nanti berapa hari ini kita lihat. Kita pikirkan. Dulu kita atasi COVID, berhasil kita. Dan kita mampu, banyak bekerja dari rumah, efisiensi, berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar," kata Prabowo.

Kebijakan serupa juga telah diterapkan di sejumlah negara sebagai respons terhadap ketidakpastian global. Thailand, misalnya, mendorong kerja dari rumah untuk mengurangi konsumsi listrik dan bahan bakar. Filipina menerapkan sistem kerja empat hari dalam sepekan di sektor publik, sementara Pakistan menyiapkan skema pembelajaran jarak jauh dan pengaturan kerja fleksibel.

Halaman Selanjutnya

Melalui berbagai pertimbangan tersebut, penerapan WFH satu hari dalam sepekan, khususnya pada hari Jumat, diharapkan tidak hanya mampu menekan konsumsi energi, tetapi juga tetap menjaga produktivitas serta mendorong pergerakan ekonomi domestik. (Ant)

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |