Resident Evil Requiem Disebut Game Resident Evil Terbaik Sejak Era RE4, Benarkah?

3 hours ago 2

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:00 WIB

Jakarta, VIVA – Franchise horor legendaris dari Capcom kembali mencuri perhatian lewat kehadiran Resident Evil Requiem, seri utama kesembilan dari saga Resident Evil.

Game ini tidak hanya menghadirkan teror baru, tetapi juga berhasil memadukan unsur klasik survival horror dengan aksi modern yang intens. Banyak kritikus bahkan menyebutnya sebagai game Resident Evil terbaik sejak era Resident Evil 4.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trailer Baru Resident Evil Requiem

Dirilis pada 27 Februari 2026 untuk PC, PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan Nintendo Switch 2, game ini langsung mendapatkan sambutan positif dari para kritikus serta pemain. Capcom selaku pengembang dinilai berhasil menghadirkan pengalaman yang terasa segar sekaligus penuh nostalgia bagi penggemar lama.

Salah satu kekuatan utama Resident Evil Requiem adalah kemampuannya menggabungkan dua gaya gameplay berbeda dalam satu pengalaman. Pemain akan mengikuti cerita melalui dua karakter utama: Leon S. Kennedy dan Grace Ashcroft.

Grace digambarkan sebagai analis FBI yang harus menyelidiki kasus misterius di sebuah hotel yang berkaitan dengan kematian ibunya. Karakter ini menghadirkan nuansa survival horror klasik dengan atmosfer menegangkan, sumber daya terbatas, serta rasa rentan yang kuat.

Sebaliknya, Leon menghadirkan sisi aksi yang lebih intens. Sebagai karakter veteran dalam seri ini, gameplay-nya dipenuhi pertempuran brutal melawan zombie dan makhluk mutan. Pendekatan ini membuat permainan terasa seperti kombinasi dua era Resident Evil: horor mencekam ala seri klasik dan aksi eksplosif seperti yang diperkenalkan di Resident Evil 4.

Salah satu elemen yang paling disorot dalam berbagai ulasan adalah kembalinya pemain ke lokasi ikonik Raccoon City, tempat yang memiliki sejarah panjang dalam dunia Resident Evil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lingkungan permainan dibangun menggunakan RE Engine, teknologi grafis milik Capcom yang memungkinkan pencahayaan realistis, detail lingkungan yang sangat tinggi, serta atmosfer yang semakin mencekam. Hasilnya adalah dunia permainan yang terasa hidup sekaligus menakutkan, mulai dari koridor sempit hingga area kota yang luas dan hancur.

Selain itu, game ini juga memungkinkan pemain memilih perspektif first-person atau third-person, memberikan fleksibilitas dalam menikmati pengalaman horor sesuai preferensi masing-masing pemain.

Halaman Selanjutnya

Secara keseluruhan, Resident Evil Requiem menerima pujian luas dari berbagai media gaming. Banyak kritikus menilai game ini sebagai “perayaan” dari perjalanan panjang franchise yang telah berlangsung selama hampir tiga dekade.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |