RI Perkuat Kerja Sama Kehutanan Berkelanjutan dengan Korsel

5 hours ago 1

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:53 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan memperkuat komitmen kerja sama di bidang kehutanan. Hal itu dilakukan  melalui pertemuan bilateral yang berlangsung di sela-sela APEC Forestry Ministers' Meeting (FTMM) di Shenzhen, Tiongkok, Senin, awal pekan ini.

Pertemuan tersebut mempertemukan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Kementerian Kehutanan, Laksmi Wijayanti, dengan Commissioner of the Korea Forest Service, Park Eun-sik. Kedua pihak membahas peluang peningkatan kerja sama teknis dalam pengelolaan hutan berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, serta penguatan kapasitas menghadapi dampak perubahan iklim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laksmi Wijayanti menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Korea Selatan terhadap pembangunan sektor kehutanan di Indonesia. Menurutnya, hubungan kedua negara telah terjalin dengan baik dan perlu terus diperkuat untuk menjawab tantangan pengelolaan hutan yang semakin kompleks di masa depan.

"Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga hutan sebagai ekosistem sekaligus memastikan masyarakat yang hidup di dalam dan sekitar kawasan hutan memperoleh manfaat dan kesejahteraan. Karena itu, kerja sama teknis antara Indonesia dan Korea Selatan menjadi semakin penting," ujar Laksmi dikutip dari keterangannya, Selasa, 28 juli 2026.

Sementara itu, Park Eun-sik menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis Korea Selatan di sektor kehutanan. Ia menyampaikan bahwa Indonesia menjadi satu-satunya negara tempat Korea Forest Service menempatkan Forest Service Center di luar negeri, sebagai wujud pentingnya hubungan dan kerja sama kehutanan antara kedua negara.

Park juga berbagi pengalaman Korea Selatan dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Pada tahun lalu, negaranya mengalami kebakaran hutan terbesar sepanjang sejarah yang membakar sekitar ratusan ribuan hektare kawasan hutan dan menyebabkan puluhan korban jiwa. Setelah itu, Korea Selatan juga menghadapi bencana tanah longsor besar saat musim hujan.

Dia mengatakan, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan hutan tidak hanya berorientasi pada perlindungan lingkungan, tetapi juga harus mampu menjaga kehidupan masyarakat serta menopang perekonomian lokal. Karena itu, Indonesia dan Korea Selatan memiliki banyak kesamaan dalam visi pengelolaan hutan dan dapat saling berbagi pengalaman untuk memperkuat ketahanan sektor kehutanan.

Halaman Selanjutnya

Menutup pertemuan, Laksmi menekankan bahwa keberhasilan menjaga kelestarian hutan sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan berbagai skema insentif yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sehingga hutan tetap menjadi sumber kehidupan yang lestari.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |