Richard Lee Jengah Status Mualafnya Diributkan!

6 days ago 4

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:10 WIB

Jakarta, VIVA – Polemik seputar status keislaman Richard Lee masih terus menjadi perhatian setelah sertifikat mualaf miliknya dicabut oleh Hanny Kristianto dari Mualaf Center Indonesia. Di tengah ramainya perdebatan di media sosial, pihak Richard Lee kini meminta publik menghentikan polemik tersebut dan tidak lagi mencampuri urusan keyakinan pribadi seseorang.

Melalui kuasa hukumnya, Abdul Haji Talaohu, Richard Lee disebut merasa persoalan agama seharusnya tidak menjadi bahan perdebatan berkepanjangan di ruang publik. Menurutnya, hubungan spiritual seseorang merupakan urusan pribadi antara manusia dan Tuhan. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dokter Richard berharap disudahi pertengkaran dan perdebatan soal mualaf dia. Karena ini bukan wilayah ranah kita. Itu hubungan hamba dengan Tuhannya,” tegas Abdul Haji mengutip tayangan Youtube, Jumat 8 Mei 2026. 

Ia juga menilai masyarakat seharusnya tidak terlalu jauh menghakimi keputusan keyakinan seseorang, apa pun agama yang dipilihnya.

“Kalau kita balik, misalnya orang memilih menjadi Kristiani atau Katolik lalu dipersoalkan, itu juga bukan ranah kita. Yang penting bagaimana dia menjadi hamba yang taat,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut muncul setelah status mualaf Richard Lee kembali dipertanyakan usai pencabutan sertifikat yang dilakukan Mualaf Center Indonesia. Polemik semakin meluas karena muncul berbagai asumsi publik terkait keseriusan Richard dalam memeluk agama Islam.

Abdul Haji menegaskan keputusan Richard untuk menjadi mualaf bukanlah sesuatu yang dilakukan secara mendadak ataupun demi kepentingan popularitas. Ia memastikan proses spiritual yang dijalani kliennya berlangsung cukup panjang sebelum akhirnya mengucapkan syahadat.

“Dia meminta masyarakat Indonesia untuk lebih punya kesadaran terhadap apa yang sudah dia pilih dan dia yakini hari ini. Agama yang dia pilih itu bukan karena paksaan atau tekanan, apalagi ingin menuai simpati publik. Itu sangat fatal," ucapnya.

Menurut Abdul, Richard Lee bahkan sempat berdiskusi dengan sejumlah tokoh agama sebelum mantap memeluk Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perjalanan memeluk Islam itu lahir atas kesadaran dia. Dia sudah berjumpa dengan beberapa ustaz, kiai. Jadi bukan keputusan mendadak,” pungkasnya.

Sebelumnya, Hanny Kristianto menjelaskan bahwa pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee bukan berarti membatalkan status keislamannya. Ia menekankan bahwa dokumen tersebut lebih berkaitan dengan administrasi dan fungsi pencatatan resmi.

Halaman Selanjutnya

Namun, pihak MCI menilai ada beberapa hal yang membuat sertifikat tersebut akhirnya dicabut. Salah satunya adalah status agama di KTP Richard Lee yang disebut belum berubah meski sudah cukup lama memeluk Islam.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |