RUPST SIG Putuskan Tebar Seluruh Laba 2025 Sebagai Dividen

5 days ago 10

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:32 WIB

Jakarta, VIVA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk memutuskan seluruh laba tahun berjalan tahun buku 2025 sebesar Rp190.848.000.000 ditebar sebagai dividen tunai.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, penetapan seluruh laba tahun buku 2025 sebagai dividen tunai merupakan bentuk komitmen Perseroan untuk memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham atas kepercayaan dan dukungan yang selama ini diberikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“SIG berhasil mengatasi tantangan terutama pada paruh kedua tahun 2025, di mana Perseroan mulai mengimplementasikan strategi transformasi yang berhasil menciptakan titik balik dan tren kinerja yang positif bahkan berlanjut hingga kuartal I tahun 2026. Ke depan, SIG siap menjaga momentum pertumbuhan untuk mengoptimalkan kinerja positif yang berkelanjutan dan bernilai tambah bagi pemegang saham,” kata Vita dikutip dari keterangannya, Jumat, 8 Mei 2026.

RUPST juga menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2025, pemberian wewenang kepada pemegang Saham Seri B Terbanyak atau kuasanya untuk menetapkan bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi berikut fasilitas dan tunjangan untuk Tahun Buku 2026 dan remunerasi atas kinerja Tahun Buku 2025 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kemudian, menyetujui penetapan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan, pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak atau kuasanya, untuk menyetujui RJPP Perseroan Tahun 2026-2030 dan RKAP Perseroan Tahun 2027 beserta perubahannya. 

Serta, menyetujui Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana (RPD) Penawaran Umum Terbatas melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) untuk periode sampai dengan 31 Desember 202. Rapat juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Lebih lanjut manajemen menegaskan, Industri semen nasional pada tahun 2026 diproyeksikan akan memasuki fase pemulihan yang lebih stabil, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5,2% hingga 5,5%. Permintaan semen domestik diperkirakan akan tumbuh moderat antara 1 hingga 2%, ditopang oleh pemulihan daya beli masyarakat dan realisasi berbagai proyek pemerintah yang akan menjadi katalisator positif untuk pemulihan serapan kapasitas dan kinerja industri.

Halaman Selanjutnya

Sejak menjalankan strategi transformasi pada paruh kedua tahun 2025, Perseroan mampu menjaga tren kinerja positif sekaligus menyiapkan mesin pertumbuhan baru melalui penguatan pasar ekspor. Pada kuartal I tahun 2026, SIG mencatatkan kenaikan volume penjualan 1,7% yoy menjadi 8,71 juta ton dan membukukan pendapatan sebesar Rp8,29 triliun atau tumbuh 8,3% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |