Saat Jenderal dan Driver Ojol Duduk Bersama di Jepara, Secangkir Kopi Jadi Pemecah Sekat

3 hours ago 1

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:02 WIB

Jepara, VIVA – Suasana di Kopinan 24 Jam Jepara pada Sabtu siang 30 Mei tampak berbeda dari biasanya. Ratusan jaket hijau dan orange khas pengemudi ojek online (ojol) memenuhi sudut-sudut kedai.

Namun, alih-alih sedang menunggu orderan, hari itu mereka duduk santai, mengobrol, dan menyeruput kopi bersama pihak kepolisian dalam acara bertajuk “Polantas Menyapa”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan sekadar agenda seremonial biasa, acara yang diinisiasi oleh Korlantas Polri dan Satlantas Polres Jepara ini dihadiri langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho. Hadir pula Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Pratama Adhyasastra, serta Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto, bersama anggota.

Pemilihan kedai kopi sebagai lokasi acara terbukti ampuh mencairkan ketegangan. Sekat antara aparat penegak hukum dan masyarakat jalanan seketika runtuh dalam atmosfer yang kasual.

Dalam obrolan santai tersebut, Kakorlantas menegaskan bahwa program “Polantas Menyapa dan Melayani” merupakan instruksi langsung dari Kapolri. Tujuannya adalah mengubah paradigma lama masyarakat terhadap polisi lalu lintas.

“Kami ingin polantas tidak lagi dipandang semata-mata sebagai aparat penegak hukum yang kaku, tetapi sebagai sahabat, pelayan, dan mitra yang selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Agus.

Agus juga berharap momen ini menjadi jembatan untuk komunikasi yang lebih erat ke depan. Menurutnya, komunitas ojol dan Polri harus berjalan beriringan dalam semangat kolaborasi dan persaudaraan.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menjelaskan bahwa acara ini dirancang sebagai ruang komunikasi dua arah. Polisi ingin mendengar langsung realita yang dihadapi para driver di lapangan.

“Kami ingin mendengar keluh kesah, masukan, maupun kendala yang dihadapi rekan-rekan driver ojol. Bagi kami, mereka adalah mitra strategis dalam menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di Jepara,” jelas AKBP Hadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah jemput bola ini mendapat apresiasi tinggi dari komunitas ojol. Salah satu driver yang hadir mengaku senang karena bisa berbicara langsung dengan para jenderal tanpa rasa canggung.

“Kami sangat berterima kasih. Lewat acara santai seperti ini, kami jadi tidak takut atau canggung untuk menyampaikan aspirasi dan kendala kami di jalanan. Hari ini kami merasa benar-benar diayomi dan diperhatikan,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya

Sebagai bentuk apresiasi atas peran ojol dalam menjaga ketertiban jalan raya dan kondusivitas kota, Polres Jepara bersama Korlantas Polri membagikan sejumlah sarana kontak dan bantuan sosial di akhir acara.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |