Sadis! Kepala Pelajar Ini Kena Bacok di Palmerah, Pelaku Diduga Anak Sekolah

3 hours ago 2

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:36 WIB

Jakarta, VIVA – Seorang pelajar menjadi korban pembacokan pada bagian kepalanya oleh sejumlah orang tidak dikenal (OTK), yang diduga sesama pelajar di Jalan Kali Sekretaris, dekat SMP 101 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

Korban Davi Sepriansah (16) menceritakan insiden itu terjadi pada Senin, 27 Juli 2026 sekitar pukul 15.30 WIB, saat ia sedang mengantar saudaranya yang bernama Abas (16) ke rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sampai dekat rumahnya dia (Abas), dia di depan saya, saya di belakang. Habis itu, saudara saya hampir ditabrak, jadi dia menghindar. Nah, jadinya tuh saya di belakangnya. Saya nengok kiri dulu nih, karena ngeri ada motor. Pas saya nengok kanan, saya dibacok di sininya (kepala)," kata Davi di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.

Menurut dia, pelaku pembacokan itu berjumlah empat orang dan menggunakan dua sepeda motor.

Dalam ingatannya, salah satu pelaku mengeluarkan senjata sejenis mistar panjang dan langsung membacok kepalanya.

"Pas habis bacok, mereka langsung kabur. Saya kan teriak tuh, kayak syok banget gitu. Dia (saudara saya) megangin kepala, saya teriak-teriak tuh, dia (pelaku) kabur ke kiri," ungkap Davi.

Pelaku pembacokan itu, kata dia, menggunakan jaket serta masker. Salah satu terduga pelaku juga nampak mengenakan celana sekolah.

Akibat kejadian itu, Davi harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan tiga jahitan di kepalanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kakak korban Devi Mariana (30) mengatakan kasus tersebut telah dilaporkan ke kepolisian. Ia pun berharap para pelaku dapat segera ditangkap.

"Sudah lapor ke polisi, diserahkan ke Polres karena katanya ini berkaitan dengan anak-anak," tutur Devi. (Ant)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono di Istana Negara, Jakarta Pusat

Jamin Transparansi, Sudaryono Larang Siapapun Manfaatkan Kedekatan Dengannya di Program MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono menegaskan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus berlangsung secara terbuka, transparan, dan sesuai mekanisme.

img_title

VIVA.co.id

22 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |