Jakarta, VIVA – Kabar duka datang dari dunia hiburan tanah air. Aktor senior, Ray Sahetapy meninggal dunia di usianya yang ke-68 tahun pada Selasa 1 April 2025 pukul 21.04 WIB di RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta.
Adik Ray Sahetapy, Chary Sahetapy mengungkap kronologi meninggalnya sang kakak. Dijelaskannya bahwa mantan suami dari Dewi Yull itu meninggal akibat komplikasi penyakit yang diidapnya. Dijelaskan Charly sang kakak sendiri sudah mengalami diabetes sejak tahun 2017 lalu dan stroke di tahun 2023 lalu. Scroll lebih lanjut ya.
"Sebenarnya Ray itu diabetes sudah cukup lama, ketahuannya tahun 2017. Kalian sudah pernah liat jalannya tidak normal dan dia kena stroke bulan Juni atau Juli 2023," kata dia dikutip dari tayangan YouTube Intens Investigasi.
Lebih lanjut Charly juga mengungkap ada satu momen dimana sang kakak sempat meregang nyawanya. Saat itu Ray kata dia sempat tersedak dan saat dibawa ke rumah sakit dan diperiksa tim medis menunjukkan adanya masalah di paru-paru mendiang Ray.
"Sempat juga dalam proses untuk menyembuhkan dia pernah tersedak hampir meninggal juga satu kali bulan apa saya lupa. Dia kami bawa masuk ke IGD lagi ternyata masalah paru-parunya, tersedak itu sesak napas itu di paru-paru," kata dia.
Sebelum dinyatakan meninggal dunia di hari ketiga lebaran, Charly mengungkap sang kakak juga sempat dilarikan ke rumah sakit Persahabatan di Rawamangun. Saat itu keadaannya membaik namun Kembali menurun dan kembali dirawat di RSPAD.
"Kita bawa ke RS Persahabatan dia sempat masuk ICU sempat dirawat, sempat membaik. Dia suka lupa-lupa karena strokenya itu, sempat dibawa RSCM sebelumnya dia lumayan. Tapi lama-kelamaan makin drop makanya kita bawa ke sini (RSPAD) untuk supaya lebih fit," kata Charly.
Saat dibawa ke RSPAD kata Charly ternyata ada penumpukan cairan sekitar 2 liter di paru-paru mendiang Ray Sahetapi. Saat itu kondisi Ray Sahetapi sempat membaik usai mendapat penanganan tim medis. Namun sayangnya kadar Hemoglobin dalam darah sang actor terus menurun hingga akhirnya dia menghembuskan nafas terakhirnya.
"Tapi ternyata paru-paru sudah, sempat sesak nafas dua kali di sini. Kemudian masuk ICU lagi dimonitor, kemudian sedot cairan di paru-parunya 2 liter. Sempat membaik tapi lama kelamaan Hbnya makin turun juga tensinya sudah ya kalau Tuhan sudah panggil mau apa," kata dia.
Sementara itu untuk prosesi pemakaman sendiri direncanakan akan digelar pada Jumat 4 April 2025. Hal ini lantaran pihak keluarga menunggu kedatangan Surya Sahetapi dari Amerika Serikat.
"Rencana karena menunggu anaknya yang di Amerika, si Surya rencana Kamis malam dia baru tiba jadi hari Jumat akan dimakamkan rencananya di tanah kusir," kata dia.
Halaman Selanjutnya
Source : Marvel Studios