Jakarta, VIVA – Santri beserta jajaran pengajar dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Amanah, Ngadiwarno, Sukorejo, Kendal, dijadwalkan akan melaksanakan kunjungan silaturahmi dan edukasi ke Istana Negara, Jakarta.
Kunjungan ini merupakan bagian dari program penguatan wawasan kebangsaan, kepemimpinan, dan literasi tata negara bagi para santri. Selain mempererat tali silaturahmi antara pesantren dan pemerintah, agenda ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada para santri mengenai dinamika tata kelola berbangsa dan bernegara dari pusat pemerintahan Indonesia.
Fokus dan Agenda Utama Kegiatan
Wawasan Kebangsaan Kepemimpinan adalah menanamkan jiwa kepemimpinan nasionalisme yang kuat serta pemahaman mendalam tentang nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
Silaturahmi Kebudayaan dan Keagamaan, yaitu menegaskan peran aktif pesantren sebagai pilar pendukung kedamaian dan kemajuan bangsa.
Edukasi Tata Negara, yakni memberikan wawasan praktis kepada santri mengenai sejarah dan fungsi strategis Istana Negara sebagai pusat pembuat kebijakan nasional.
"Kunjungan ini diharapkan dapat membuka cakrawala berpikir para santri. Kami ingin para santri tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan (tafaqquh fiddin), tetapi juga memiliki pemahaman bernegara yang luas dan siap berkontribusi bagi masa depan Indonesia," ucap Pimpinan Pesantren Darul Amanah KH. Muhammad Fatwa kepada wartawan, Rabu 29 Juli, 2026.
Rangkaian persiapan pemberangkatan rombongan dari Sukorejo, Kendal menuju Jakarta telah dilakukan secara matang, mencakup kesiapan fisik, mental, hingga pembekalan materi kebangsaan bagi para peserta.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sahroni Tegaskan Komisi III DPR Akan Kawal Kasus Pembakaran Santri Sampai Pelakunya Masuk Penjara
Kasus santri bakar santri yang terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy di Kabupaten Lombok Tengah, NTB menyita perhatian publik.
VIVA.co.id
16 Juli 2026

7 hours ago
1











