Santri Penghafal Alquran Hingga Ustaz, Total Ada 5 Korban Pelecehan Sesama Jenis Seret Nama Syekh Ahmad Al Misry

3 hours ago 1

Kamis, 16 April 2026 - 20:58 WIB

Jakarta, VIVA – Kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis yang menyeret nama Syekh Ahmad Al Misry kembali menjadi sorotan. Fakta terbaru mengungkap jumlah korban yang tidak sedikit—setidaknya lima orang, dengan latar belakang mulai dari santri hingga ustaz.

Informasi ini disampaikan oleh perwakilan korban, Ustaz Abi Makki, yang selama ini mendampingi proses pengungkapan kasus tersebut. Ia menyebut, seluruh korban merupakan laki-laki dengan latar belakang pendidikan agama yang kuat, bahkan sebagian telah menghafal Alquran lebih dari 10 juz. Scroll untuk informasi selengkapnya!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini sendiri sebenarnya sudah terjadi sejak 2017 dan sempat ditangani secara internal. Saat itu, pelaku disebut telah meminta maaf di hadapan para guru, namun tidak ada tindak lanjut yang jelas.

"Dia minta maaf dan tidak mengulangi. Setelah itu tidak ada lagi kelanjutannya," kata Ustaz Abi Makki saat konferensi pers, mengutip tayangan Youtube, Kamis 16 April 2026. 

Namun, situasi berubah setelah Oki Setiana Dewi mewawancarai salah satu korban. Dari hasil komunikasi tersebut, muncul dugaan bahwa perilaku serupa masih berulang.

"Ustazah Oki itu langsung sampaikan ke kami, simpel jawabannya, 'ternyata dia belum sembuh'," ujar Ustaz Abi Makki.

Modus Dekati Korban dengan Iming-iming Beasiswa

Dalam penjelasannya, Abi Makki mengungkap bahwa pelaku memiliki pola pendekatan yang terstruktur. Ia kerap menawarkan kesempatan belajar ke luar negeri, khususnya ke Mesir, untuk menarik perhatian para santri.

"Disampaikan bahwa, mau gak belajar ke ke Mesir? Ya namanya santri, harapannya pengin lah belajar di Timur Tengah. Ataupun kalau dengan hafiz Quran bersanad, sanad itu ke Rasulullah. Kan ada suatu kebanggaan," cerita Ustaz Abi Makki.

Namun, harapan tersebut berubah menjadi trauma ketika tindakan yang tidak pantas terjadi.

"Ketika terjadi seperti itu, kaget. Kenapa ini kok seorang panutan melakukan hal ini?" tutur Abi.

Dalih Agama Jadi Alat Pembenaran

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang membuat kasus ini semakin serius adalah dugaan penggunaan dalil agama untuk membungkam korban. Pelaku disebut membawa-bawa kisah Nabi untuk membenarkan tindakannya.

"(kata Syekh Ahmad Al Misry ke korban)'Rasulullah saja melakukan hal ini dengan Ali bin Abi Thalib," ucap Ustaz Abi Makki sambil menangis.

Halaman Selanjutnya

"(Ucapan) Itu yang membuat kami tidak bisa menerimanya," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |