Liputan6.com, Bekasi- Berat badan bisa naik gegara mengonsumsi hidangan Lebaran termasuk kue nastar dengan jumlah berlebih. Pasalnya, satu buah kue nastar saja setara dengan 100 kalori.
“Satu buah kue nastar itu 100 kalori kurang lebih. Kita kan makan setengah toples ya, kira-kira berapa kalori tuh,” kata dokter spesialis gizi klinik, Davie Muhamad dalam temu media di Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (11/3/2026).
“Jadi enggak heran kalau Bapak Ibu naik berat badan saat lebaran, karena kalorinya berlebih dan sumbernya hanya karbohidrat dan gula saja. Itu yang mengakibatkan berat badan sulit turun,” tambahnya.
Alih-alih makan nastar, Davie lebih merekomendasikan konsumsi kurma jika ingin yang manis-manis.
“Bagaimana dengan kurma, kurma kan juga tinggi gula? Betul kurma tinggi gula tapi kalau kita batasi asupannya tentu kalorinya juga bisa terjaga. Contoh kurma ajwa, tiga butir itu kalorinya hanya sekitar 70 kalori tapi seratnya lumayan tinggi.”
Davie menambahkan, ada alasan di balik nafsu makan dan berat badan yang mudah naik. Ingin kembali makan, padahal sudah makan.
“Ya tadi, makanan-makanan tinggi gula, tinggi tepung, ini yang mengakibatkan kenaikan gula darah yang drastis sehingga mudah lapar, akhirnya kita nyomot-nyomot makan lebih banyak. Nah, itulah yang menyebabkan berat badan susah dikontrol,” jelas dokter yang bertugas di Primaya Hospital Bekasi.
Jaga Kesehatan Sebelum Penyakit Muncul
Dalam kesempatan yang sama, dijelaskan bahwa kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya menjaga kesehatan sebelum penyakit muncul masih menjadi tantangan.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan lebih dari 60 persen masyarakat Indonesia belum pernah memeriksa kadar gula darah maupun kolesterol. Sementara sebagian besar masyarakat baru melakukan pemeriksaan kesehatan ketika sudah merasakan keluhan.
Perubahan gaya hidup masyarakat modern turut meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, hingga obesitas. Pola makan yang tidak seimbang, aktivitas fisik yang rendah, kebiasaan makan tidak teratur, serta tingginya tingkat stres menjadi faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya gangguan metabolik, terutama di masyarakat perkotaan.
“Selama ini banyak orang baru memeriksakan kesehatannya ketika sudah muncul keluhan. Padahal, berbagai penyakit kronis sebenarnya dapat dicegah atau ditangani lebih awal apabila masyarakat melakukan skrining kesehatan secara berkala serta menjaga gaya hidup yang lebih sehat,” kata Direktur Primaya Hospital Bekasi Barat, dokter Yoana Periskila Winarto dalam peluncuran Wellness Center.
Bantu Masyarakat Jaga Kesehatan
Di Wellness Center ini ada layanan kesehatan komprehensif yang dirancang untuk membantu masyarakat memantau dan menjaga kesehatannya secara lebih proaktif. Layanan tersebut meliputi medical check-up komprehensif, skrining kesehatan, konsultasi nutrisi, program manajemen berat badan, hingga perencanaan program kesehatan yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan individu.
Menurut Davie, gaya hidup modern menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kasus obesitas dan gangguan metabolik.
“Pola makan tidak sehat, aktivitas fisik yang rendah, serta kebiasaan makan tidak teratur dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik. Karena itu, pendekatan kesehatan preventif perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pemeriksaan kesehatan tetapi juga pengelolaan gaya hidup,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pengaturan waktu makan atau chrono-nutrition, yaitu konsep nutrisi yang menyesuaikan pola makan dengan ritme biologis tubuh, juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan metabolisme.
Penyakit Kronis Banyak Ditemukan pada Kelompok Usia Produktif
Sementara itu, dokter spesialis akupunktur, Ribka Tobing, menambahkan bahwa berbagai penyakit kronis kini semakin banyak ditemukan pada masyarakat usia produktif akibat pola hidup yang kurang sehat.
Melalui pendekatan yang lebih holistik, setiap individu yang mengikuti layanan Wellness Center akan mendapatkan evaluasi kesehatan menyeluruh serta rekomendasi program kesehatan yang dipersonalisasi.
“Kami berharap dapat menjadi mitra masyarakat dalam menjaga kesehatan secara lebih proaktif. Dengan deteksi dini serta pengelolaan gaya hidup yang tepat, banyak penyakit kronis sebenarnya dapat dicegah sehingga kualitas hidup masyarakat dapat tetap terjaga,” tutup Yoana.

6 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531254/original/064930900_1773555135-gigi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4955336/original/009790900_1727503314-ff051b33-96a4-4a87-ac8a-8e92a7756eab.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528153/original/004506400_1773243878-ban8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519156/original/030487600_1772532421-unnamed__46_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5530762/original/093092500_1773475909-Piprim_kelingking.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530708/original/076933600_1773471595-air_keras.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/804314/original/026150600_1422849730-Air_Hangat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530687/original/044456400_1773470246-WhatsApp_Image_2026-03-12_at_12.03.19.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5530518/original/027125500_1773456864-tb.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5530450/original/027606100_1773442758-DBD_atau_Demam_Berdarah_Dengue.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1632605/original/047624700_1498205817-20170622-Pemudik-Sepeda-Motor-Ramaikan-Jalur-Kalimalang-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5013589/original/069991600_1732075246-tips-sembuh-dari-gerd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511527/original/016228600_1771911725-andi_saguni.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5529198/original/048081600_1773311046-vaksin_campak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530392/original/048389400_1773416239-Depositphotos_657181222_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530361/original/009743800_1773412636-Depositphotos_667001660_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476591/original/017873400_1768792124-WhatsApp_Image_2026-01-19_at_10.05.50_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530303/original/039453400_1773404154-NCCS_Terapi_Proton.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740738/original/042204500_1707715709-heidi-yanulis-jcy3CeU262o-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529627/original/083809800_1773374961-unnamed__79_.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)



