Kamis, 12 Maret 2026 - 07:00 WIB
Amerika Serikat, VIVA – Selasa malam waktu setempat, presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengadakan pengarahan tertutup selama dua jam dengan Komite Angkatan Bersenjata Senat AS. Dari pengarahan tertutup itu, sejumlah senator dari Partai Demokrat menyebut bahwa AS tidak memiliki rencana terkait perang dengan Iran.
Ketiadaan pemikiran strategis yang terkoordinasi ini juga terlihat dalam berbagai isu penting, mulai dari Selat Hormuz hingga kemungkinan perubahan rezim di Iran dan program nuklir Republik Islam tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Setelah pengarahan itu, sejumlah senator oposisi keluar secara bergantian untuk mengecam apa yang mereka sebut sebagai tindakan ilegal, kebijakan yang tidak jelas arah, serta berbagai kebohongan yang melingkupi perang tersebut. Salah satu senator dari Maryland, Chris Van Hollen mengatakan Trump pada dasarnya hanya melakukan apa yang selama 40 tahun diinginkan oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
“Apa yang kami dengar di balik pintu tertutup pada dasarnya sama dengan yang kita dengar di ruang publik, yaitu ketidakjelasan total. Namun kita tahu, dari Menteri Luar Negeri Rubio, bahwa Netanyahu memutuskan untuk menyerang Iran. Dan sekarang kita berada dalam situasi melakukan apa yang selama 40 tahun diinginkan oleh Perdana Menteri Netanyahu, yaitu menyerang Iran,” ujar Van Hollen, merujuk pada pernyataan Marco Rubio pada 2 Maret lalu.
Tak hanya Hollen, Senator Massachusetts, Elizabeth Warren, juga menyampaikan kritik keras. Disebutnya bahwa pemerintahan AS yang saat ini dipimpin oleh Trump tidak memiliki rencana apapun terkait Iran.
“Keadaannya jauh lebih buruk daripada yang kalian bayangkan. Pemerintahan Trump tidak memiliki rencana apa pun terkait Iran. Perang ilegal ini dibangun di atas kebohongan dan diluncurkan tanpa adanya ancaman langsung terhadap negara kita. Trump bahkan belum memberikan satu alasan yang jelas mengenai perang ini dan juga tidak memiliki rencana untuk mengakhirinya,” kata dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tidak ada rencana soal perubahan rezim maupun Selat Hormuz
Para senator yang berbicara setelah pengarahan tersebut sama-sama mengecam tidak adanya rencana maupun tujuan yang jelas dalam berbagai aspek perang terhadap Iran.
Halaman Selanjutnya
Van Hollen dan Chris Murphy, senator dari Connecticut, mengatakan bahwa dalam pengarahan itu mereka diberi tahu bahwa tujuan pemerintahan AS dalam perang ini bukan untuk menghancurkan program nuklir Iran maupun mengganti rezim yang berkuasa.

1 day ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
