Sering Dianggap Musuh Gula Darah, Benarkah Nasi Harus Dihindari Penderita Diabetes?

1 week ago 3

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:15 WIB

VIVA – "Kalau sudah diabetes, jangan makan nasi lagi." Kalimat seperti ini mungkin sudah tidak asing di telinga masyarakat. Tak sedikit orang yang baru didiagnosis diabetes langsung mengurangi, bahkan menghentikan konsumsi nasi karena khawatir kadar gula darah akan melonjak. 

Ada pula yang buru-buru mengganti nasi dengan makanan lain tanpa mengetahui apakah langkah tersebut memang diperlukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, anggapan bahwa penderita diabetes tidak boleh makan nasi sama sekali tidak sepenuhnya benar. Para ahli menyebut bahwa penderita diabetes masih dapat mengonsumsi nasi sebagai bagian dari pola makan sehari-hari. 

Hal yang terpenting bukan sekadar menghindari nasi, melainkan mengatur porsi, memilih jenis karbohidrat yang tepat, serta mengombinasikannya dengan makanan bergizi seimbang agar kadar gula darah tetap terkontrol.

Lantas, apakah penderita diabetes masih boleh makan nasi? Jawabannya adalah boleh, asalkan memperhatikan beberapa hal. Berikut informasi selengkapnya, sebagaimana dilansir dari Mayo Clinic, Rabu, 29 Juli 2026.

1. Batasi Porsi Nasi

Porsi menjadi faktor yang paling penting. Mengonsumsi nasi dalam jumlah berlebihan dapat membuat asupan karbohidrat meningkat sehingga kadar gula darah lebih mudah naik.

Salah satu cara yang banyak dianjurkan adalah menerapkan metode piring sehat. Isi setengah piring dengan sayuran nontepung, seperempat piring dengan sumber protein seperti ikan, ayam tanpa kulit, telur, tahu, atau tempe, dan seperempat sisanya dengan sumber karbohidrat, termasuk nasi. Dengan cara ini, penderita diabetes tetap bisa menikmati nasi tanpa mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan.

2. Pilih Nasi yang Lebih Kaya Serat

Nasi putih bukan makanan yang sepenuhnya dilarang, tetapi jika memungkinkan, Anda dapat memilih nasi merah, nasi cokelat, atau sumber karbohidrat utuh lainnya yang mengandung lebih banyak serat.

Serat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga pelepasan glukosa ke dalam darah berlangsung lebih bertahap. Akibatnya, lonjakan gula darah setelah makan dapat lebih terkendali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Jangan Makan Nasi Tanpa Lauk dan Sayur

Kesalahan yang masih sering dilakukan adalah hanya makan nasi dengan lauk yang minim protein atau sayuran. Padahal, mengombinasikan nasi dengan protein dan sayuran dapat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat. Misalnya, nasi disajikan bersama ikan, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, telur, serta aneka sayuran hijau. Selain membantu mengontrol gula darah, menu seperti ini juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Halaman Selanjutnya

4. Hindari Menumpuk Karbohidrat

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |