Shin Tae-yong Akui 6 Pemain Dipanggil Timnas Indonesia Berdampak pada Performa Persija di Piala Presiden 2026

1 week ago 3

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:02 WIB

VIVA – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengakui absennya enam pemain yang mendapat panggilan Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 berdampak terhadap performa timnya di Piala Presiden 2026.

Hal itu dikatakan Shin usai Persija gagal meraih kemenangan di dua laga setelah bermain imbang 2-2 melawan Port FC, dan dikalahkan Persebaya Seuabaya 1-0 di laga pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Macan Kemayoran kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup B dengan koleksi satu poin, sedangkan Port FC masih memimpin klasemen dengan empat poin.

Shin Tae-yong tidak menampik bahwa kehilangan enam pemain yang bergabung bersama Timnas Indonesia memengaruhi performa Persija. Adapun eman pemain tersebut yakni, Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Rayhan Hannan, Dony Tri Pamungkas, Shayne Pattynama dan Jordi Amat.

"Ya, secara keseluruhan, karena enam pemain perwakilan kami keluar ke timnas Indonesia, tentu ada pengaruh besar pada tim," ujar Shin Tae-yong, usai laga kontra Port FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu 29 Juli 2026.

Namun, Shin menegaskan kondisi skuad yang belum menjalani persiapan pertandingan secara maksimal justru lebih berpengaruh terhadap penampilan tim.

“Namun, karena para pemain yang ada di sini datang tanpa persiapan pertandingan yang cukup, sebenarnya bagian itulah yang menurut saya menjadi masalah yang lebih besar,” tegasnya.

Meski menghadapi berbagai kendala, pelatih asal Korea Selatan itu tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Persija yang mampu bangkit setelah tertinggal dua gol pada babak pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pikir para pemain kita bertanding dengan sangat baik hari ini. Dalam proses yang sulit ini, sejujurnya kita datang dan bertanding hampir tanpa latihan yang memadai, jadi ini cukup berat. Meski begitu, para pemain bertanding dengan sangat baik hari ini. Pertama-tama, saya ingin memberikan tepuk tangan untuk semua kerja keras para pemain," katanya.

Dalam pertandingan tersebut, Persija sempat tertinggal 0-2 lewat gol Peeradol Chamrasamee pada menit ke-18 dan Issam Abdallah pada menit ke-40. Namun, Arlyansyah Abdulmanan berhasil memperkecil kedudukan sebelum turun minum, sebelum Stjepan Loncar mencetak gol penyeimbang pada menit ke-52.

Halaman Selanjutnya

Shin Tae-yong menjelaskan kebangkitan Persija terjadi setelah tim pelatih melakukan penyesuaian posisi pemain saat jeda pertandingan. Menurutnya, perubahan tersebut mampu dijalankan dengan baik oleh para pemain pada babak kedua.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |