Skenario Scudetto Inter Milan: Pesta Juara di Lapangan atau Menunggu di Depan Televisi?

6 hours ago 1

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:04 WIB

Milan, VIVA – Inter Milan kini berada di ambang sejarah besar. Setelah mengamankan bintang kedua pada pencapaian sebelumnya, skuad asuhan Cristian Chivu kini hanya terpaut satu langkah lagi untuk merengkuh trofi Serie A Liga Italia yang ke-21. Dominasi Nerazzurri musim ini membuat kalkulasi poin menuju tangga juara menjadi semakin sederhana bagi para pendukung setianya.

Kondisi Klasemen Terkini (Giornata 34)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga pekan ke-34, Inter Milan duduk nyaman di puncak klasemen dengan keunggulan dua digit poin dari para pesaing terdekatnya:

1. Inter Milan: 79 Poin

2. SSC Napoli: 69 Poin

3. AC Milan: 67 Poin

Dengan selisih 10 poin dari Napoli, Inter hanya membutuhkan sedikit dorongan lagi untuk secara matematis mengunci posisi puncak klasemen tanpa bisa dikejar lagi.

Pemain Inter Milan, Lautaro Martinez

Photo :

  • REUTERS/Jennifer Lorenzini

Jadwal Pekan ke-35: Momen Penentuan

Pekan ke-35 akan menjadi momen krusial. Menariknya, para rival Inter akan bertanding lebih dahulu, yang membuka peluang terjadinya skenario "juara di depan televisi".

  • Como vs Napoli (Sabtu, 2 Mei 2026, 23.00 WIB)
  • Sassuolo vs AC Milan (Minggu, 3 Mei 2026, 20.00 WIB)
  • Inter Milan vs Parma (Senin, 4 Mei 2026, 01.45 WIB)

Skenario Mengunci Gelar ke-21

Ada dua cara utama bagi Inter Milan untuk memastikan trofi liga ke-21 mereka akhir pekan ini:

  • Pesta di Lapangan (Skenario Utama): Inter Milan cukup mengalahkan Parma di San Siro. Dengan tambahan 3 poin (menjadi 82 poin), perolehan Inter tidak akan mungkin terkejar oleh Napoli yang poin maksimalnya hanya 81 di sisa musim ini.
  • Juara di Depan Televisi: Jika Napoli kalah dari Como dan AC Milan gagal meraih kemenangan atas Sassuolo, Inter Milan sudah dipastikan menjadi juara bahkan sebelum mereka menendang bola saat melawan Parma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menuju Sejarah Baru

Bagi para Interisti, gelar ke-21 ini adalah pembuktian konsistensi klub di kasta tertinggi sepak bola Italia. Perpaduan antara pertahanan yang kokoh dan lini serang yang tajam sepanjang musim menjadi alasan utama mengapa perjalanan menuju Scudetto kali ini terasa begitu mulus. Jika semua berjalan sesuai rencana, Senin dini hari nanti San Siro akan menjadi saksi bisu perayaan megah gelar juara ke-21 milik Inter Milan.

Pelatih Benfica, Jose Mourinho

Mourinho Buka-bukaan soal AS Roma

Jose Mourinho kembali membuka cerita soal masa-masanya bersama AS Roma. Meski sudah berpisah sejak awal 2024, pelatih asal Portugal itu mengaku punya kenangan yang sulit

img_title

VIVA.co.id

29 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |