Skill Digital Kini Jadi Hal yang Banyak Dipelajari Anak Muda

5 hours ago 2

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:00 WIB

VIVA –'Kerja apa sekarang? Pertanyaan itu mungkin jadi salah satu hal yang paling sering didengar anak muda saat ini. Namun di tengah cepatnya perkembangan teknologi dan dunia digital, cara generasi muda mencari pekerjaan ternyata mulai banyak berubah.

Jika dulu pekerjaan identik dengan kantor, seragam, dan jam kerja tetap, kini banyak anak muda justru mulai melirik peluang kerja digital yang lebih fleksibel dan kreatif. Tak sedikit dari mereka yang mulai belajar editing video, desain grafis, affiliate marketing, copywriting, hingga mengelola media sosial demi membuka peluang karier baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, beberapa pekerjaan digital kini bisa dilakukan hanya dengan modal laptop, ponsel, dan koneksi internet. Fenomena ini pun membuat skill digital semakin banyak diminati, terutama oleh generasi muda yang ingin lebih siap menghadapi dunia kerja modern.

Perubahan ini bukan tanpa alasan. Persaingan kerja yang semakin ketat membuat banyak anak muda sadar bahwa ijazah saja kini belum cukup. Perusahaan mulai mencari kandidat yang punya kemampuan praktis dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Di sisi lain, perkembangan media sosial dan ekonomi digital juga membuka banyak peluang pekerjaan baru yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Mulai dari content creator, admin media sosial, affiliate marketer, hingga freelance designer kini menjadi profesi yang makin populer di kalangan anak muda.

Menariknya lagi, sebagian pekerjaan tersebut bisa dilakukan secara fleksibel tanpa harus bekerja di kantor setiap hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat tren tersebut, berbagai pihak kini mulai mendorong anak muda untuk meningkatkan keterampilan digital agar lebih siap menghadapi dunia kerja masa depan. Sebab di era sekarang, kemampuan menggunakan teknologi bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan sudah menjadi kebutuhan.

Berkaitan dengan itu, YCAB Foundation dengan dukungan dari Global Innovation Challenge 2025 dari Citi Foundation, secara  resmi meluncurkan program Anak Muda untuk Dunia Kerja dan Wirausaha Digital yang Inklusif (ANDAL), sebuah inisiatif yang bertujuan memperkuat kesiapan kerja dan memperluas peluang ekonomi digital bagi generasi muda Indonesia, terutama perempuan. Selain itu, kolaborasi ini juga membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk dapat berpartisipasi dalam program ini.

Halaman Selanjutnya

Program ANDAL dirancang untuk membangun kesiapan generasi muda melalui dua pilar utama, yaitu persiapan kerja dan kewirausahaan digital. Berbagai kegiatan akan dilaksanakan secara hybrid, mulai dari pelatihan vokasi berbasis kompetensi, pengembangan soft skills, literasi finansial, edukasi Prevention of Sexual Harassment, Exploitation and Abuse (PSHEA), hingga pelatihan afiliator dan integrasi peserta ke berbagai platform digital.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |