Tak Ada Angin Tak Ada Hujan! Di FIFA Matchday pun Diam, Timnas Malaysia Berpisah dengan Pelatih Peter Cklamovski

1 hour ago 1

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:50 WIB

VIVA – Tak ada angin, tak ada hujan, Timnas Malaysia mendadak kehilangan pelatih kepala Peter Cklamovski. Kejutan ini datang di saat Harimau Malaya bahkan tidak menjalani satu pun pertandingan pada FIFA Matchday Juni 2026.

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Cklamovski dan dua stafnya, Matthew Smith serta Seiya Imazaki. Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, pelatih asal Australia itu baru menangani Harimau Malaya sejak Januari 2025 dan sempat mencatat hasil cukup impresif. Dalam delapan pertandingan, Malaysia membukukan tujuh kemenangan dan sekali imbang.

Namun perjalanan manis tersebut ternoda oleh skandal tujuh pemain naturalisasi ilegal yang membuat FIFA dan AFC menjatuhkan hukuman kepada Malaysia. Sejumlah kemenangan Harimau Malaya pun dianulir dan diganti menjadi kekalahan 0-3.

Ironisnya, perpisahan dengan Cklamovski terjadi di tengah masa jeda internasional. Berbeda dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya yang memanfaatkan FIFA Matchday untuk mengumpulkan poin ranking, Malaysia justru memilih tidak menggelar pertandingan.

Saat Timnas Indonesia menghadapi Oman dan Mozambik, serta Thailand beruji coba melawan Kuwait dan China, Malaysia justru mengistirahatkan para pemainnya dan fokus menatap ASEAN Cup 2026.

Di tengah situasi tersebut, kabar perpisahan Cklamovski pun menjadi kejutan tersendiri.

"Hari ini, saya mengumumkan kepergian saya sebagai Pelatih Kepala Tim Nasional Malaysia," tulis Cklamovski dalam pernyataan yang diunggah akun resmi Timnas Malaysia.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat atas dukungan mereka dan atas pemahaman bahwa sudah waktunya bagi saya untuk mengambil tantangan baru," lanjutnya.

Cklamovski juga menyampaikan apresiasi kepada para pemain dan staf yang telah mendampinginya selama satu setengah tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya menyampaikan apresiasi terdalam kepada para pemain dan staf yang telah memberikan segalanya sepanjang perjalanan ini. Setiap latihan, setiap pertandingan, dan setiap momen bersama didorong oleh tujuan yang sama untuk mengharumkan nama Malaysia," ujarnya.

Tak hanya tim senior, FAM juga mengakhiri kerja sama dengan pelatih Timnas U-23 Malaysia, Nafuzi Zain.

Halaman Selanjutnya

Meski tak bertanding pada FIFA Matchday Juni, Malaysia justru mendapat keberuntungan dalam ranking FIFA. Hasil buruk yang dialami India dan Latvia membuat Harimau Malaya naik dua tingkat ke posisi 136 dunia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |