Taklukkan Juara Dunia Jepang Lewat Comeback Dramatis, Raymond/Joaquin Melesat ke Semifinal Indonesia Open 2026

4 hours ago 1

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:09 WIB

Jakarta, VIVA – Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, menciptakan salah satu kejutan terbesar di Polytron Indonesia Open 2026. Tampil penuh determinasi, mereka berhasil menyingkirkan juara dunia 2021 asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dan mengamankan tiket semifinal setelah melalui pertarungan sengit tiga gim.

Bermain di hadapan publik sendiri di Istora Senayan, Jumat 5 Juni 2026, Raymond/Joaquin menang dengan skor 16-21, 24-22, 21-18. Kemenangan ini terasa istimewa karena mereka sempat berada dalam tekanan besar, terutama pada gim kedua dan ketiga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah kehilangan gim pembuka, wakil Indonesia bangkit dengan permainan yang jauh lebih agresif. Pada gim kedua, Raymond/Joaquin sempat memimpin cukup nyaman sebelum pasangan Jepang perlahan mengejar hingga menyamakan kedudukan.

Situasi menjadi semakin menegangkan ketika Hoki/Kobayashi beberapa kali berada di ambang kemenangan. Namun, Raymond/Joaquin menunjukkan mental kuat untuk bertahan dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Joaquin mengaku kemenangan tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan dalam kariernya sejauh ini. Ia tak menyangka bisa membalikkan keadaan setelah terus mendapat tekanan dari lawan pada gim terakhir.

"Pertandingan hari ini luar biasa. Game terakhir benar-benar seru dan dukungan penonton juga luar biasa. Kami sempat tertekan terus di game ketiga, tapi akhirnya bisa membalikkan keadaan. Ini momen yang tidak akan saya lupakan," ujar Joaquin usai laga.

Memasuki gim ketiga, kondisi kembali tidak menguntungkan bagi pasangan Indonesia. Mereka sempat tertinggal cukup jauh ketika skor menunjukkan 13-18.

Namun, momentum pertandingan berubah drastis. Raymond/Joaquin mampu mencetak rangkaian poin beruntun hingga menyamakan skor menjadi 19-19 sebelum akhirnya mengunci kemenangan.

Raymond mengakui laga melawan Hoki/Kobayashi bukan pertandingan yang mudah. Selain baru pertama kali berhadapan dengan pasangan Jepang tersebut, kondisi lapangan juga memberikan tantangan tersendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Puji Tuhan kami bisa meraih kemenangan. Pertandingannya tidak mudah karena kami baru pertama kali bertemu mereka. Situasi lapangan juga berbeda dibanding kemarin, jadi kami harus cepat beradaptasi," kata Raymond.

Salah satu faktor penting di balik kebangkitan mereka pada gim ketiga adalah kualitas servis yang mampu menekan lawan. Joaquin menilai aspek kecil tersebut justru menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Halaman Selanjutnya

Menurutnya, servis yang baik membuat mereka lebih mudah mengendalikan jalannya reli dan membuka peluang untuk mendikte permainan lawan. Ia bahkan menyebut servis Raymond tampil sangat efektif pada momen-momen krusial.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |