Ternyata Bikin Hot Wheels Tak Semudah Diperkecil, Ada Proses Rumit di Baliknya

1 week ago 4

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:39 WIB

Jakarta, VIVA - 

Banyak orang mengira membuat diecast Hot Wheels hanya sebatas mengecilkan bentuk mobil asli ke ukuran mini. Padahal, proses di baliknya jauh lebih rumit. Setiap lekukan bodi, proporsi, hingga karakter sebuah mobil harus diterjemahkan secara presisi agar tetap terlihat identik meski hanya berukuran 1:64.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pekerjaan itulah yang selama lebih dari dua dekade dilakukan oleh Manson Cheung, designer sekaligus Lead 3D Modeler Hot Wheels. Sosok yang bergabung dengan Hot Wheels sejak 2000 tersebut dipastikan datang ke Indonesia untuk pertama kalinya dalam rangkaian Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 bertajuk Next Gen Culture.

Lulusan Otis College of Art and Design itu dikenal sebagai salah satu orang penting di balik lahirnya berbagai diecast Hot Wheels yang beredar di seluruh dunia. Tak hanya membuat replika mobil produksi massal, Manson juga bertugas mengubah mobil modifikasi berukuran asli menjadi diecast yang siap dipasarkan.

Proses tersebut bukan perkara mudah. Mobil skala 1:1 harus diterjemahkan menjadi ukuran 1:64 tanpa kehilangan identitasnya. Setiap detail, mulai dari desain bodi, proporsi, hingga ciri khas hasil modifikasi harus tetap dipertahankan agar kolektor bisa langsung mengenali versi aslinya.

Sejak 2020, Manson dipercaya menangani proyek Hot Wheels Legends Tour. Dalam ajang ini, mobil-mobil modifikasi terbaik dari berbagai negara dipilih untuk diproduksi menjadi diecast resmi Hot Wheels. Beberapa hasil karyanya antara lain 2 Jet Z, The Nash, 1970 Pontiac Firebird, Volvo P1800 Gasser, hingga Mazda Autozam "Texas Toot".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, portofolionya juga dipenuhi deretan diecast bertema budaya populer. Manson menjadi sosok di balik berbagai model dari film dan serial ternama seperti Batman, Top Gun: Maverick, Transformers, Back to the Future, Ghostbusters, Toy Story, Star Wars, hingga Disney Character Cars.

Bahkan pada tahun ini ia dipercaya merancang Hot Wheels Top Gun MiG-28 edisi khusus dalam rangka perayaan 40 tahun film Top Gun. Namanya juga tercatat sebagai salah satu desainer untuk lini Hot Wheels Formula 1 Collection yang mulai dipasarkan sejak 2025 dan berlanjut pada jajaran produk 2026.

Halaman Selanjutnya

Project Director IMX, Andre Mulyadi, mengatakan kehadiran Manson menjadi kesempatan langka bagi komunitas diecast di Indonesia. Menurutnya, para kolektor akhirnya dapat bertemu langsung dengan sosok yang selama ini berada di balik proses lahirnya berbagai model Hot Wheels ikonik.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |