Terpopuler: Mobil Sepi Peminat, BYD Atto 1, hingga Sedan Honda

4 hours ago 2

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:15 WIB

Jakarta, VIVA – Jumat, 15 Mei 2026, kanal Otomotif VIVA kembali menghadirkan sejumlah artikel yang ramai dibaca pembaca. Kali ini perhatian publik tertuju pada merek mobil yang mulai kehilangan peminat, potensi kenaikan harga mobil listrik murah BYD, hingga absennya sedan Honda dari data distribusi nasional.

1. Daftar Merek Mobil yang Sepi Peminat, Ada yang Cuma Laku 1 Unit

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Booth Audi di GIIAS 2018

Photo :

  • VIVA/Muhamad Solihin

Persaingan industri otomotif Indonesia semakin ketat dan tidak semua merek berhasil mencatat penjualan positif. Beberapa brand bahkan mengalami kondisi cukup berat dengan penjualan yang sangat minim sepanjang April 2026.

Artikel ini membahas daftar merek mobil yang penjualannya anjlok, termasuk ada yang hanya terjual satu unit dalam sebulan. Kondisi tersebut menunjukkan persaingan pasar otomotif nasional kini semakin keras, terutama dengan masuknya banyak pemain baru. Baca selengkapnya.

2. BYD Atto 1 Mau Naik Harga, Mobil Murahnya Sudah Gak Murah Lagi

BYD Atto 1 di GIIAS 2025

Photo :

  • VIVA/Yunisa Herawati

BYD Atto 1 yang sebelumnya menarik perhatian karena harga kompetitif dikabarkan bakal mengalami kenaikan harga. Situasi ini memunculkan kekhawatiran bahwa mobil listrik murah perlahan mulai kehilangan daya tarik utamanya.

Artikel tersebut mengulas faktor yang membuat harga kendaraan berpotensi naik, mulai dari kondisi nilai tukar rupiah hingga dinamika biaya produksi. Jika kenaikan terjadi, persaingan mobil listrik di segmen terjangkau diprediksi bakal semakin menarik. Baca selengkapnya.

3. Mobil Sedan Honda Absen dari Data Distribusi GAIKINDO

Mobil Honda Civic RS Terbaru

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Honda identik dengan sedan legendaris di Indonesia, namun kondisi berbeda terlihat pada data distribusi terbaru GAIKINDO. Tidak ada model sedan Honda yang tercatat dalam distribusi nasional periode terbaru.

Artikel ini membahas kemungkinan penyebab absennya sedan Honda dari pasar distribusi domestik. Pergeseran tren konsumen menuju SUV dan kendaraan elektrifikasi disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Baca selengkapnya.

N1

Mobil Listrik Bikin Honda Rugi Rp275 Triliun

Honda menilai perusahaan belum mampu menawarkan mobil listrik dengan value for money yang lebih baik dibanding pemain baru di China. Kondisi tersebut akhirnya berdampak

img_title

VIVA.co.id

16 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |