Terpopuler: Motor Listrik Rp500 Jutaan, TVS Bawa Rencana ke Prabowo, hingga Depresiasi Mobil Jepang dan China

6 hours ago 8

Sabtu, 19 September 2026 - 08:15 WIB

Jakarta, VIVAMotor listrik premium, rencana pengembangan kendaraan TVS di Indonesia, hingga nilai jual kembali mobil menjadi perhatian pembaca VIVA Otomotif. Tiga topik tersebut masuk dalam daftar artikel terpopuler kali ini.

1. 5 Motor Listrik Termahal di Indonesia, Harganya Tembus Rp500 Juta

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasar motor listrik Indonesia tidak hanya diisi kendaraan dengan harga terjangkau. Sejumlah model premium hadir dengan banderol yang bisa mencapai ratusan juta rupiah, menawarkan teknologi, performa, desain, serta fitur yang berbeda dari motor listrik untuk penggunaan harian.

Harga yang tinggi membuat segmen ini memiliki karakter konsumen tersendiri. Selain teknologi penggerak listrik, calon pembeli juga perlu mempertimbangkan kapasitas baterai, jarak tempuh, waktu pengisian, layanan purnajual, dan ketersediaan suku cadang sebelum membeli. Baca selengkapnya.

2. TVS Temui Prabowo, Bawa Rencana Motor Listrik dan Etanol

Deretan Motor TVS di IMOS 2025

TVS membahas sejumlah rencana terkait pengembangan kendaraan di Indonesia dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan motor listrik serta kendaraan yang menggunakan bahan bakar berbasis etanol.

Rencana tersebut menunjukkan bahwa teknologi kendaraan di masa depan tidak hanya mengarah pada satu jenis sistem penggerak. Motor listrik dan bahan bakar alternatif seperti etanol dapat menjadi bagian dari pilihan teknologi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar serta arah industri otomotif Indonesia. Baca selengkapnya.

3. Seberapa Besar Depresiasi Mobil Jepang dan China di Pasar Bekas?

Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro.

Photo :

  • VIVA/Krisna WIcaksono

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai jual kembali menjadi salah satu pertimbangan penting ketika seseorang membeli mobil baru. Di pasar bekas, harga kendaraan bisa mengalami penyusutan dengan besaran berbeda-beda, termasuk antara mobil merek Jepang dan China.

Depresiasi tidak hanya ditentukan oleh asal merek, tetapi juga usia kendaraan, kondisi unit, permintaan pasar, ketersediaan suku cadang, reputasi model, serta jumlah kendaraan yang beredar. Karena itu, calon pembeli sebaiknya melihat harga pasar model yang dituju dan memperhitungkan potensi nilai jual kembalinya sebelum menentukan pilihan. Baca selengkapnya.

Indomobil eMotor Tyranno

Tantangan Motor Listrik Lokal Bukan Cuma Harga

Motor listrik lokal masih menghadapi tantangan, mulai dari komponen, baterai, jaringan layanan, hingga kepercayaan konsumen sebelum digunakan secara luas.

img_title

VIVA.co.id

18 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |